Polisi memeriksa 10 saksi untuk mengungkap ledakan bondet di rumah Saifur Rizal (35), Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Saksi-saksi diperiksa untuk mengungkap motif Saifur membuat bondet dan apa penggunaannya.
"Ada 10 saksi kami periksa. Mereka antara lain istri, orang tua dan tetangga," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Choirul Mustofa, Selasa (8/7/2025).
Choirul mengatakan, pihaknya belum meminta keterangan Saifur yang terluka parah. Saifur bahkan sudah dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya dari RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum bisa dipastikan untuk apa bondet dibuat," terang Choirul.
Saat ledakan terjadi, Senin (7/7/2025) sekitar pukul 05.00 WIB, Saifur di rumah sendiri. Anak dan istrinya berada di rumah orang tuanya yang bersebelahan.
"Korban ledakan ini hanya satu orang, ya Saifur itu," ungkapnya Choirul.
Yasin, warga sekitar mengatakan sehari-hari Saifur bekerja sebagai tukang servis.
"Dia servis TV, kulkas, HP dan lain-lain," terangnya.
Diberitakan, sebuah ledakan kuat menyebabkan sebuah rumah di Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, rusak berat, Senin (7/7/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Pemilik rumah, Saifur Rizal (35), terluka parah. Tangan kirinya putus dan mengalami luka bakar 80 persen.
(auh/hil)