Khofifah Kenang Momen Melayani Megawati dan Gus Dur

Khofifah Kenang Momen Melayani Megawati dan Gus Dur

Faiq Azmi - detikJatim
Kamis, 27 Jul 2023 15:38 WIB
Khofifah Kenang Momen Melayani Megawati dan Gus Dur
Momen Khofifah bersama Megawati dan Eri Cahyadi saat peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa merespons soal pernyataan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati yang tak mau mencampuri urusan politiknya. Khofifah mengaku hubungannya dengan Megawati sangan baik.

Khofifah lantas menceritakan momen saat dirinya melayani Megawati dan almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur semasa menjadi preiden.

"Saya dulu melayani beliau (Megawati) sama Gus Dur bareng-bareng. Jadi kalau ada pertemuan tokoh-tokoh nasional itu tidak boleh bawa staf. Tapi Gus Dur butuh, jadi saya mengawal Gus Dur, kebetulan saya yang bisa ngetik, saya bawa laptop tahun 1999 itu," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (27/7/2023).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khofifah menyatakan dirinya menyebut sosok Megawati sebagai pejuang demokrasi. Ia menegaskan hubungannya sangat baik dengan Megawati sampai hari ini.

"Jadi saat itu ada Gus Dur, Bu Mega, Pak Amien Rais, Pak Akbar Tanjung. Tidak boleh ada yang bawa staf, saya boleh masuk karena saya sebagai juru ketik," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, Megawati sempat menyinggung soal Khofifah Indar Parawansa. Momen itu terjadi saat Megawati meresmikan Kebun Raya Mangrove Surabaya, Rabu (26/7).

Dalam sambutannya, Megawati menyampaikan dia punya hubungan baik dengan Khofifah. Mega mencontohkan soal Khofifah yang seolah-olah sedang diarahkan ke arah politik tertentu. Dia pun menegaskan, seharusnya itu adalah pilihan Khofifah.

"Kayak mbak Khofifah, saya temenan sama dia. Saya denger, kan, mau jadi gini mau jadi gitu. Ya karepe (terserah) Mbak Khofifah (dong)," kata Megawati.

Masih berkaitan dengan pemberitaan seputar Khofifah, Megawati menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menelepon Khofifah untuk mengarahkan langkah politis tertentu kepadanya.

"Nggak ada saya kalau telepon, 'Mbak (Khofifah), jangan ke situ dong'. Tanya (ke Khofifah) kalau saya pernah ngomong. Enggak! Ya karepmu, mau ke sana boleh, mau ke sini juga boleh. Kok susah amat. Lha iya lho, kayak saya ini bukan orang politik gitu lho. Kan kalian belum tahu silat lidah saya. Saya memang nggak mau. Ngapain? Buang waktu. Dipancing-pancing begitu," ujarnya.




(hil/dte)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads