Ciri-ciri Asam Urat dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Kabar Kesehatan

Ciri-ciri Asam Urat dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Fadilla Namira - detikJatim
Sabtu, 26 Nov 2022 02:01 WIB
Tanda asam urat
Foto: Getty Images/iStockphoto/Boyloso
Surabaya -

Asam urat biasanya menjadi momok bagi yang mengidapnya. Rasa sakit yang ditimbulkan asam urat adalah salah satu alasannya.

Ciri-ciri asam urat tinggi sering kali dihubungkan dengan gangguan sendi dan otot yang menyebabkan pengidapnya sulit berjalan. Padahal, kadar asam urat yang berlebih dalam darah bisa saja tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Asam urat merupakan hasil uraian senyawa kimia bernama purin yang diproses dari asupan makanan sehari-hari. Jadi, sebenarnya asam urat itu bukanlah bibit penyakit ganas yang muncul secara mendadak, seperti virus atau tumor.

Biasanya, ginjal yang normal akan mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh melalui urine. Namun, bila ginjal mengalami gangguan, asam urat akan menumpuk dan menyebabkan pengkristalan di area sendi kaki dan ginjal.

Pemicu kondisi ini terbilang beragam. Mulai dari faktor genetik, pola hidup yang tidak sehat, pengonsumsian obat-obatan tertentu, dan penyakit kronis, misalnya hipotiroidisme dan psoriasis (peradangan kulit).

Ciri-ciri Asam Urat Tinggi

Meski pengidapnya berpotensi tidak mengalami gejala sama sekali, tidak ada salahnya mengkhawatirkan ciri-ciri asam urat tinggi berikuti ini dikutip dari detikHealth yang melansir Healthline dan Creaky Joints:

1. Nyeri di Area Kaki

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penumpukan kristal asam urat dapat terjadi bagian kaki, terutama di area jari, lutut, ataupun pergelangan. Meski begitu, penyakit ini cenderung menyerang area jempol sehingga memicu sakit luar biasa hingga kemerahan.

Tak ayal pengidapnya dapat merasakan gabungan rasa sakit di bagian tertentu. Jika kondisi tersebut muncul, berarti pengidapnya mengalami poliartikular, yaitu gejala asam urat yang menyerang lebih dari satu sendi sekaligus.

2. Rasa Sakit Kian Terasa saat Malam Hari

Gejala nyeri sendi semakin hebat saat malam hari. Hal ini bisa disebabkan oleh faktor yang berbeda-beda, termasuk perubahan suhu tubuh ataupun dehidrasi.

3. Mudah Lelah

Nyeri otot akibat asam urat menyebabkan pengidapnya cepat lelah bahkan demam karena mudah terkena flu. Namun, kondisi ini sering terjadi ketika asam urat mencapai tingkat kronis.

4. Batu Ginjal

Selain nyeri sendi, orang dengan asam urat yang tinggi berpotensi mengembangkan penyakit batu ginjal dengan gejala khusus, seperti nyeri di punggung bagian bawah, demam, mual, muntah, urine berdarah, dan sakit perut.

5. Tumbuhnya Benjolan Abnormal

Benjolan yang muncul di jaringan sendi tanpa alasan tertentu disebut dengan tophi. Tophi umumnya dirasakan oleh pengidap asam urat kronis karena penumpukan kristal yang fatal. Bila kondisi ini muncul, nyeri yang dirasakan akan lebih tajam dari sebelumnya.

6. Nyeri yang Hilang-Timbul

Gejala asam urat terkadang tidak muncul secara konsisten. Kondisinya bisa berlangsung dalam hitungan jam lalu menghilang dalam beberapa hari hingga berminggu-minggu. Jika tidak segera diatasi, gejala yang muncul nantinya akan semakin intens dan memengaruhi kesehatan jangka panjang.

Ciri-ciri asam urat tinggi tersebut tentunya dapat dicegah jika seseorang menerapkan porsi makan sehat dan bergizi. Terlebih, kuranginlah santapan yang banyak mengandung zat purin, misalnya daging merah dan minuman beralkohol. Imbangi pula dengan olahraga rutin dan meminum air putih minimal dua liter sehari untuk mencukupi kadar cairan tubuh.



Simak Video "Dokter: Gejala Penyakit Pasca-Lebaran Biasanya Tidak Spesifik"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)