Terungkap Misteri Bruce Lee Meninggal di Ranjang Kekasih Gelap

Kabar International

Terungkap Misteri Bruce Lee Meninggal di Ranjang Kekasih Gelap

Asep Syaifullah - detikJatim
Rabu, 23 Nov 2022 10:22 WIB
HONG KONG CHINA - 1971:  Bruce Lee and Malalene in a scene from the Kung Fu classic Fists Of Fury in 1971 in Hong Kong China. (Photo by Michael Ochs Archive/Getty Images)
Foto: Getty Images/Michael Ochs Archives
Surabaya -

Kematian Bruce Lee hingga kini masih misteri hingga kini. Banyak kontroversi dan teori yang beredar hingga saat ini.

Bruce Lee meninggal dunia di ranjang kekasih gelapnya, Betty Ting Pei. Pemilik nama asli Tang Meili itu pun baru bicara soal kejadian itu 43 tahun kemudian. Ia mengaku jika dirinya memang sangat mengidolakan Bruce Lee hingga mencoba menggodanya di sebuah pesta.

Tak disangka hal itu disambut oleh sang aktor dan keduanya pun menjalin hubungan gelap kala itu. Hingga akhirnya Betty terang-terangan mengakui hubungannya.

"Saya sangat mencintai Bruce Lee," ujarnya dilansir dari Day News dan detikHot.

Hingga pada suatu malam mereka berencana untuk bertemu di kediaman Betty dan membahas naskah film Game of Death. Namun dalam biografinya, Betty mengaku jika sang aktor merasa tak enak badan dan pusing.

Ia pun memberikan obat penghilang rasa sakit yang diketahui adalah Equagesic dan membuatnya kehilangan nyawa di malam tersebut.

Namun baru-baru ini sebuah penelitian menemukan fakta baru dari penyebab meninggalnya sang bintang laga nomor satu di dunia itu yakni akibat terlalu banyak mengonsumsi air.

Sebelumnya bintang Enter The Dragon itu meninggal di usia 32 tahun di 1973 akibat menderita pembengkakan otak atau cerebral edema. Itu adalah kondisi penumpukan cairan di sekitar otak hingga menyebabkan tekanan intrakranial.

Kala itu kematiannya tersebut dianggap sebagai reaksi dari konsumsi obat penenang berjenis meprobamate pada Equagesic yang dikonsumsinya sebelum mati. Obat tersebut dapat melambatkan kinerja otak hingga membuatnya lebih rileks.

Di jurnal ilmiah yang dimuat Clinical Kidney Journal baru-baru ini diketahui jika pembengkakan otak yang dialami Bruce Lee itu disebabkan oleh Hyponatremia. Kondisi di mana konsentrasi natrium di dalam darah sangat rendah. Kondisi ini terjadi akibat kadar air dalam tubuh meningkat dan membuat sel-sel mengalami pembengkakan.

"Dengan kata lain, kami menduga jika ketidakmampuan ginjal untuk mengatasi kelebihan air lah yang membunuh Bruce Lee," tulis mereka.

Ada beberapa faktor yang disebutkan di dalam jurnal itu terkait perilaku sang aktor dan kebiasaannya yang menjadi salah satu pendukung hipotesis tersebut. Salah satunya adalah diet yang dilakukannya di mana ia lebih sering mengonsumsi jus dan minuman protein. Hal ini diperparah oleh pemakaian marijuana yang meningkatkan rasa haus.

"Kami berhipotesis jika Bruce Lee meninggal karena ada kondisi spesifik dari disfungsi ginjalnya yaitu ketidakmampuan untuk mengeluarkan air yang cukup untuk menjaga kondisi homeostasis," tulisnya.



Simak Video "Sebuah Studi Baru Ungkap Teori Penyebab Kematian Bruce Lee"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/fat)