Temuan Polisi Saat Mengecek Pengamanan Pilkades Serentak di Jombang

Temuan Polisi Saat Mengecek Pengamanan Pilkades Serentak di Jombang

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 22 Nov 2022 01:03 WIB
Kapolres Jombang mengecek pelaksanaan pemungutan suara pilkades
Kapolres Jombang mengecek pelaksanaan pemungutan suara pilkades. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengecek langsung pengamanan Pilkades serentak di 7 desa. Ia hendak memastikan bahwa tahap pemungutan suara bisa berjalan aman dan lancar.

Pilkades serentak akan digelar serentak di Desa Pacarpeluk dan Balonggemek, Kecamatan Megaluh; Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang; Desa Plabuhana, Kecamatan Plandaan; Desa/Kecamatan Kesamben; Desa Blimbing, Kecamatan Gudo; dan Desa Kauman, Kecamatan Ngoro.

Nurhidayat bersama Wabup Jombang Sumrambah turun langsung mengecek kondisi keamanan di 4 desa. Baik di Desa Kesamben, Kedungotok, Pacar Peluk, maupun di Desa Balonggemek. Sebab, Pilkades serentak di empat desa itu hari ini sudah masuk tahap pemungutan suara.

"Kami hari ini melakukan pengecekan dan Alhamdulillah di empat titik awal ini seluruhnya aman," kata Nurhidayat kepada wartawan di Desa Balonggemek, Senin (21/11/2022).

Ia menjelaskan bahwa Polres Jombang mengerahkan 140 personel untuk menjaga keamanan Pilkades serentak di 7 desa. Pasukan itu disebar ke 35 tempat pemungutan suara (TPS). Sehingga setiap TPS dijaga 4 polisi. Itu belum termasuk dari Satuan Intelkam dan dan Reskrim demi mengantisipasi perjudian.

"Kami tidak mau melonggarkan pengamanan. Artinya, potensi sekecil apapun tetap kita berikan atensi dengan cepat, back up dari Polres langsung kami terjunkan," katanya.

Secara keseluruhan, Nurhidayat mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkades di Kota Santri berjalan lancar. Termasuk Desa Blimbing yang sejak awal dinilai rawan karena ada calon kades petahana yang maju dalam Pilkades kali ini.

"Sejak awal, memang desa itu masuk kategori dalam pantauan sehingga pengamanan ditambah," kata Nurhidayat.

Ia berharap tidak ada konflik horizontal pasca-pemungutan suara Pilkades serentak.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan demokrasi yang harus dipertahankan. Dan pemimpin harus siap menang dan kalah," ujarnya.



Simak Video "Warga di Asahan Protes Kecurangan Saat Hasil Pilkades Selisih 1 Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)