Hari Stroke Sedunia dan Sederet Gejala yang Harus Diwaspadai

Hari Stroke Sedunia dan Sederet Gejala yang Harus Diwaspadai

Tim detikJatim - detikJatim
Sabtu, 29 Okt 2022 09:44 WIB
Close up hand of elderly patient with intravenous catheter for injection plug in hand during lying in hospital ward room
Ilustrasi Hari Stroke Sedunia/Foto: iStock
Surabaya -

Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang perlu diwaspadai. Penyakit ini kerap menyerang orang lanjut usia (lansia), namun usia dewasa pun tak menutup kemungkinan untuk terserang penyakit ini.

Karenanya, dunia memperingati Hari Stroke Sedunia tiap tanggal 29 Oktober. Berikut penjelasan Hari Stroke Sedunia.

Hari Stroke Sedunia

Melansir dari situs World Stroke Organization, Hari Stroke Sedunia adalah kesempatan untuk meningkatkan kesadaran akan tingginya angka stroke di dunia. Serta membahas mengenai pencegahan penyakit stroke di tengah masyarakat.

Peringatan ini juga merupakan kesempatan untuk mengingatkan faktor risiko dan gejala-gejala stroke. Serta kesempatan untuk mengadvokasi kebijakan yang diambil pemerintah dan pemangku kepentingan di tingkat global, regional, dan nasional untuk meningkatkan pencegahan stroke.

Selain itu, penting juga untuk membahas mengenai akses pengobatan dan dukungan bagi para penyintas stroke maupun tenaga kesehatan yang menangani penyakit ini.

Tema Hari Stroke Sedunia untuk tahun 2021 dan 2022 akan difokuskan pada peningkatan kesadaran akan gejala-gejala stroke. Serta perlunya akses untuk mendapat perawatan stroke yang berkualitas.

Pengertian Serta Gejala Stroke

Dalam laman Rumah Sakit Mitra Keluarga dijelaskan bahwa stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang menyebabkan terjadinya kerusakan di suatu bagian otak. Penyakit ini disebabkan oleh terganggunya aliran darah.

Jika terserang stroke, tubuh yang dikontrol oleh bagian otak yang rusak akan kehilangan fungsinya. Umumnya, stroke dialami oleh orang yang usianya di atas 60 tahun. Meski begitu, stroke juga dapat terjadi di usia muda karena gaya hidup yang buruk.

Gejala penyakit stroke

Adapun gejala utama stroke, meliputi:

  • Wajah mungkin jatuh di satu sisi, tidak dapat tersenyum, atau mulut atau matanya mungkin terkulai.
  • Orang yang diduga terkena stroke mungkin tidak dapat mengangkat kedua lengan dan menahannya.
  • Ucapan terdengar tidak jelas atau kacau, atau bahkan tidak dapat berbicara sama sekali meskipun tampak terjaga.

Selain itu, ada tanda-tanda stroke lain yang mungkin dialami, yakni:

  • Mati rasa yang terjadi secara tiba-tiba di wajah, lengan, atau kaki
  • Kebingungan, kesulitan berbicara, atau kesulitan memahami pembicaraan.
  • Kesulitan melihat di satu atau kedua mata secara tiba-tiba.
  • Kesulitan berjalan
  • Kehilangan keseimbangan, atau kurang koordinasi.
  • Pusing dan sakit kepala parah yang tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

Segera hubungi dokter jika Anda atau orang terdekat mengalami gejalanya. Jaga kesehatan ya.



Simak Video "RS PON Ajak Masyarakat Jalan Sehat dalam Memperingati World Stroke Day"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/sun)