8 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal yang Patut Dicoba

8 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal yang Patut Dicoba

Dina Rahmawati - detikJatim
Jumat, 21 Okt 2022 00:31 WIB
Human kidney in hands isolated on blue background
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/pepifoto
Surabaya -

Salah satu organ tubuh yang paling vital adalah ginjal. Organ tersebut terletak di bagian bawah tulang rusuk, tepatnya di kedua sisi tulang belakang.

Ginjal berfungsi untuk menyaring produk limbah, kelebihan air, serta kotoran dari darah yang kemudian disimpan di kandung kemih dan dikeluarkan melalui urin. Ginjal juga mengatur kadar pH, garam, dan kalium dalam tubuh.

Ginjal dapat menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah dan mengontrol produksi sel darah merah. Tak hanya itu, ginjal juga berperan dalam mengaktifkan bentuk vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium untuk membangun tulang dan mengatur fungsi otot.

Oleh sebab itu, menjaga kesehatan ginjal sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan menjaga kesehatan ginjal, tubuh dapat berfungsi dengan baik.

Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal? Simak penjelasan berikut ini seperti dikutip dari laman Healthline.

1. Olahraga Teratur

Olahraga secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit ginjal kronis. Olahraga juga dapat mengurangi tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung yang keduanya penting untuk mencegah kerusakan ginjal.

Tidak harus melakukan olahraga yang berat. Berjalan, berlari, bersepeda, dan bahkan menari juga cukup bagus untuk kesehatan. Dengan begitu, tubuh jadi lebih bugar dan aktif dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

2. Kontrol Gula Darah

Orang yang memiliki gula darah tinggi, cenderung mudah mengalami kerusakan ginjal. Sebab, ketika sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dalam darah, ginjal akan dipaksa untuk bekerja ekstra keras dalam menyaring darah. Pengerahan tenaga ginjal dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan yang bisa mengancam jiwa.

Jika dapat mengontrol gula darah, risiko kerusakan ginjal akan berkurang. Namun, jika kerusakan telah terdeteksi, maka dokter dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi atau mencegah kerusakan tambahan.

3. Pantau Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi yang disertai dengan masalah kesehatan lain seperti diabetes, penyakit jantung, atau kolestrol, tentu akan berdampak buruk pada tubuh. Sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Gaya hidup dan pola makan yang baik dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tekanan darah yang normal adalah 120/80. Jika tekanan darah di atas 140/90, lakukan konsultasi dengan dokter untuk pemantauan tekanan darah secara teratur.

4. Pantau Berat Badan

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko mengalami sejumlah kondisi kesehatan yang dapat merusak ginjal. Misalnya diabetes, penyakit jantung, hingga penyakit ginjal.

Diet dengan mengonsumsi makanan yang rendah sodium dan daging olahan dapat membantu mengurangi risiko kerusakan ginjal. Makanan rendah sodium di antaranya sayuran hijau, apel, pisang, kentang, kacang-kacangan, yogurt dan gandum.

5. Minum Banyak Cairan

Asupan air yang teratur dan konsisten dapat menjaga kesehatan ginjal serta menjaga tubuh tetap terhidrasi. Air membantu membersihkan natrium dan racun dari ginjal. Minum air secara teratur juga menurunkan risiko penyakit ginjal kronis.

Usahakan untuk minum 1,5 hingga 2 liter air dalam sehari. Asupan air yang dibutuhkan oleh tubuh juga tergantung pada kesehatan dan gaya hidup. Orang yang sebelumnya memiliki batu ginjal harus minum lebih banyak air untuk membantu mencegah timbunan batu di masa depan.

6. Jangan Merokok

Merokok dapat merusak pembuluh darah dalam tubuh. Hal ini menyebabkan peredaran darah mengalir lebih lambat ke seluruh tubuh dan ginjal. Merokok juga dapat meningkatkan risiko kanker pada ginjal. Oleh sebab itu, jangan merokok demi menjaga kesehatan tubuh.

Semakin cepat berhenti merokok, maka semakin banyak manfaat yang didapatkan. Senyawa nikotin akan tereliminasi dari tubuh. Sehingga fungsi pengecap, penciuman, dan sistem kardiovaskular akan menjadi lebih baik.

7. Waspada dalam Konsumsi Obat

Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, dapat berisiko menyebabkan kerusakan ginjal. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), termasuk ibuprofen dan naproxen, dapat merusak ginjal jika diminum secara teratur untuk meredakan nyeri kronis, sakit kepala, atau radang sendi.

Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa menyebabkan kerusakan ginjal.

8. Lakukan Tes Ginjal

Seseorang yang berisiko tinggi mengalami kerusakan ginjal atau penyakit ginjal, sebaiknya melakukan tes fungsi ginjal secara teratur. Tes fungsi ginjal adalah pemeriksaan untuk melihat seberapa baik kinerja ginjal dan mendeteksi jenis gangguan yang terjadi pada organ tersebut.

Untuk melakukan tes fungsi ginjal, petugas medis akan mengambil sampel urin dan darah pasien. Sampel tersebut kemudian diperiksa di laboratorium. Jika ginjal bermasalah, penanganan pun bisa diberikan secepatnya untuk menghindari kerusakan ginjal permanen.

Demikian informasi tentang cara menjaga kesehatan ginjal. Semoga bermanfaat, ya!



Simak Video "Cara Menjaga Kesehatan Ginjal pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/iwd)