Waspada, Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jatim Sepanjang Pekan Ini!

Waspada, Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jatim Sepanjang Pekan Ini!

Tim detikJatim - detikJatim
Senin, 10 Okt 2022 10:35 WIB
Ilustrasi hujan di Surabaya.
Ilustrasi hujan di Surabaya (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Cuaca ekstrem berpotensi melanda wilayah Jawa Timur sepanjang pekan ini, mulai hari ini, 10 Oktober 2022 hingga 16 Oktober 2022. Sejumlah dinamika atmosfer seperti gelombang Rossby hingga suhu muka laut yang hangat mengakibatkan peningkatan terjadinya potensi cuaca ekstrem.

Kepala BMKG Klas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada.

"Berdasarkan analisis terkini bahwa kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan ke depan," kata Taufiq dalam rilis yang diterima detikJatim di Surabaya, Senin (10/10/2022).

Taufiq memaparkan, dari hasil analisis dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur terkini, menunjukkan adanya pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin. Hal ini dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

"Aktifnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby, serta suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara +1.0 s/d +3.0 derajat celsius, sehingga suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer," jelas Taufiq.

Selain itu, Taufiq menyebut, kondisi ini memengaruhi pembentukan awan-awan Cumulonimbus yang semakin intens. Akibatnya, hal ini dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan hujan es.

"Ada beberapa wilayah yang patut diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, hujan es, maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi untuk periode tanggal 10 sampai 16 Oktober 2022," tambahnya.

Wilayah-wilayah yang berpotensi cuaca ekstrem yakni Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kabupaten dan Kota Madiun, Ngawi, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung.

Lalu, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Malang, Batu, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Dalam kesempatan ini, Taufiq mengimbau masyarakat senantiasa waspada. Selain itu, ia ingin masyarakat selalu update informasi terbaru dari BMKG.

"Masyarakat diimbau untuk melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran irigasi atau sungai-sungai, memangkas dahan dan ranting pohon yang rapuh/lapuk, menertibkan baliho semipermanen, serta selalu waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi," imbau Taufiq.



Simak Video "Sebagian DKI Diprediksi Hujan Lebat Berpotensi Banjir Hingga 10 Oktober"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)