Akui Pengamanan di Stadion Kanjuruhan Kurang, Kapolda Jatim Minta Maaf

Akui Pengamanan di Stadion Kanjuruhan Kurang, Kapolda Jatim Minta Maaf

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 04 Okt 2022 12:16 WIB
Malang -

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengakui pengamanan saat Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10), kurang. Jenderal bintang dua itu pun meminta maaf.

"Saya sebagai Kapolda ikut prihatin, menyesal, sekaligus minta maaf di dalam proses pengamanan yang berjalan ada kekurangan," kata Nico di RSSA Malang, Selasa (4/10/2022).

Dia juga akan melakukan evaluasi dengan panitia pelaksana laga dan PSSI. Evaluasi ini diharapkan bisa membuat pertandingan sepakbola menjadi aman dan nyaman.

"Ke depan kami akan mengevaluasi bersama-sama dengan panitia pelaksana, kemudian PSSI, sehingga harapannya pertandingan sepakbola ke depan, pertandingan sepakbola yang aman, nyaman, dan bisa menggerakkan ekonomi," ungkapnya.

Tragedi Kanjuruhan pecah usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10). Kerusuhan berawal saat ada sebagian penonton yang masuk ke lapangan.

Polisi dan anggota TNI kemudian membubarkan massa. Gas air mata ditembakkan ke arah tribun.

Berdasar data terakhir, 125 meninggal dalam tragedi tersebut.

(hse/dte)