Ulama-Habib Banyuwangi Dukung Prabowo Maju Capres 2024

Ardian Fanani - detikJatim
Senin, 03 Okt 2022 14:37 WIB
Ulama dan Habib di Banyuwangi Dukung Prabowo Maju Capres 2024
Ulama dan Habib di Banyuwangi Dukung Prabowo Maju Capres 2024 (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Sejumlah ulama dan Habib di Banyuwangi, mendeklarasikan diri mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Capres 2024.

Para ulama dan habib ini berkumpul untuk memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai presiden tahun 2024 di Ponpes Mansya'ul Huda Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (3/10/2022).

Langkah ulama dan habib ini juga didukung oleh Barisan Relawan Tanah Air (Barata) Banyuwangi yang menyatukan tekad dan berdoa agar Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Para ulama, habib bersama para pengusaha, buruh, petani, pedagang, emak - emak, serta tokoh lintas agama membacakan deklarasi dukungan Ponpes Mansya'ul Huda, Minggu 2 Oktober 2022.

Menurut pengasuh Ponpes Mansya'ul Huda Tegaldlimo, Banyuwangi, KH Suyuti Toha, hanya Prabowo Subianto yang punya sifat - sifat dan layak jadi presiden tahun 2024.

"Yang mampu memimpin negara ini tiada lain hanya Pak Prabowo. Karena mempunyai sifat - sifat kerakyatan dan bisa dipercaya untuk melakukan amanah sebagai presiden," tegas KH Suyuti Toha.

Dalam menjalankan roda pemerintahan sebuah negara presiden itu harus memiliki dua kemampuan. Yakni dari sisi mengendalikan keamanan dan ekonomi.

"Kalau dua ini dikuasai negara manapun pasti makmur. Tapi kalau dua ini, ekonomi dan keamanan gagal maka semua akan gagal," tegasnya.

Di kalangan para ulama dan habib Banyuwangi serta perwakilan dari Jogjakarta, Bogor dan Jakarta juga sama. Pemimpin negara harus memiliki kemampuan dalam menjaga keamanan dan stabilitas ekonomi.

"Kemampuan itu menurut saya ada pada Pak Prabowo," tandas KH Suyuti Toha.

Ketua Korwil Barata Banyuwangi, H. Aji Barata, mengatakan bahwa dukungan dan doa kepada Prabowo Subianto ini dialirkan setelah mendengar Sarasehan Kebangsaan.

"Sarasehan kebangsaan ini selain mempererat tali silaturahmi juga bertujuan untuk menyatukan berbagai golongan serta menciptakan kerukunan antar sesama," jelasnya.



Simak Video "Jokowi ke Capres-Cawapres: Jangan Bawa Politik Identitas, Bahaya!"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)