Waspada Angin Kencang di Surabaya Dampak Peralihan Musim

Waspada Angin Kencang di Surabaya Dampak Peralihan Musim

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 20:28 WIB
angin kencang di surabaya
Ranting dan dahan yang berjatuhan akibat angin kencang (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Sejumlah wilayah di Kota Surabaya pada Sabtu (1/10) ini dilanda angin kencang. Di antaranya kawasan Surabaya Timur, Surabaya Selatan, dan Surabaya Barat.

Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarrun menyatakan, dalam beberapa hari terakhir ini, Kota Pahlawan memang berpotensi turun hujan disertai angin kencang.

"Kami mendapat informasi dari BMKG bahwa ini musim peralihan dari kemarau ke hujan. Hari ini ada info angin kencang di beberapa titik, tapi belum ada laporan soal dampak (pohon tumbang, kerusakan)," kata Ridwan kepada detikJatim, Sabtu (1/10/2022).

Ridwan menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BMKG terkait perubahan cuaca di awal bulan Oktober ini.

"Cuma memang ini di Oktober sudah ada peringatan dini dari BMKG, karena musim peralihan dari kemarau ke hujan," imbuhnya.

Setelah menerima surat peringatan perubahan cuaca dari BMKG, Ridwan sudah meneruskan ke dinas-dinas Pemkot Surabaya untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

"Perubahan cuaca ini menimbulkan hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kita nggak bisa memprediksi, kemungkinan timbul ada, tapi kita beri peringatan dini ke warga," ujarnya.

"Selain kita imbau ke warga, kita juga sampaikan ke OPD-OPD di Pemkot Surabaya, agar seperti DKRTH itu melakukan pembersihan, khususnya pohon-pohon yang mudah tumbang. Lalu Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga agar mengecek tanggul di pesisir Surabaya, termasuk rumah pompa dan pengerukan di sungai," sambungnya.

Pengecekan itu, kata Ridwan, sudah dilakukan saat ini, termasuk membersihkan gorong-gorong. Pihaknya juga menyampaikan informasi potensi cuaca ekstrem ke pihak kecamatan dan kelurahan, agar aktif menyampaikan ke warga.

"Sampai di warga agar melakukan kerja bakti, agar meminimalisir dampak peralihan cuaca khususnya cuaca ekstrem," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Ridwan juga mengimbau pengendara roda dua agar tidak berteduh di bawah pohon ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang.

"Jangan berteduh juga di bawah baliho, tiang listrik saat hujan, karena berbahaya. Dari informasi BMKG, potensi hujan deras disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi sampai seminggu ke depan," tandasnya.

Sebelumnya, BMKG Klas I Juanda telah mengeluarkan imbauan adanya gelombang Rossby dan fenomena La Nina. Hal ini menimbulkan perubahan cuaca hingga terjadi hujan deras disertai angin kencang di sejumlah daerah Jatim, termasuk Kota Surabaya selama sepekan ke depan.



Simak Video "Konser Westlife di Surabaya Obati Rindu Fan"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)