Solusi Kurangi Populasi Kucing Tinggi di Perumahan Kota Malang, Sterilisasi

Sorot

Solusi Kurangi Populasi Kucing Tinggi di Perumahan Kota Malang, Sterilisasi

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 11:04 WIB
kucing di malang
Kucing di perumahan (Foto: M Bagus Ibrahim)
Kota Malang -

Sejumlah kucing mati diduga diracun di lingkungan perumahan di Kota Malang menjadi perbincangan masyarakat. Temuan kucing mati itu berada di Perumahan Patraland Place, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Setelah ramainya kabar kematian 4 kucing dan 11 kucing hilang, muncul permasalahan lain terkait dengan populasi kucing yang cukup tinggi di perumahan tersebut. Warga pun telah melakukan koordinasi untuk mencari solusi untuk menangani masalah populasi kucing itu.

Sebelumnya, muncul wacana untuk melakukan relokasi kucing-kucing domestik yang populasinya cukup tinggi di perumahan tersebut. Tapi berdasarkan hasil pertemuan lanjutan, masalah itu mendapatkan solusi baru, yakni dengan melakukan steril pada kucing-kucing itu.

"Hasil pertemuan beberapa waktu lalu, untuk mengurangi angka populasinya dan mereka (kucing) masih boleh tinggal disini dengan dilakukan steril. Itu dilakukan oleh komunitas kucing dan warga sekitar," ujar Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo, kepada awak media, Sabtu (1/10/2022).

Terpisah, pecinta kucing Sri Swastiyanti Marhaeni yang turut mengawal permasalahan kucing di Perumahan Patraland Place menyampaikan bahwa solusi untuk menangani populasi kucing yang tinggi adalah dengan cara steril.

"Solusinya yang tersisa dengan disterilkan, setelah itu dikembalikan ke tempat semula. Yang penting kan populasi gak berkembang biak," kata Sri.

"Kalau seumpama mau direlokasi kan asalnya di situ toh saya lihat penduduk sana juga senang-senang aja ada kucing. Banyak yang mau ngasih makan juga," sambungnya.

Ia menyampaikan untuk steril kucing-kucing yang ada di lingkungan perumahan tersebut masih menunggu pendataan dari warga sekitar. Diperkirakan pendataan akan rampung dalam waktu dekat.

"Kita masih menunggu data dari warga situ. Sekitar 20 ekor lah gak nyampek 50 ekor. Secepatnya saya ingin Minggu ini atau Minggu depan kita sterilkan. Tinggal nunggu data saja," tandasnya.



Simak Video "Alasan Kucing Kerap Menjilat Bulunya Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)