PKB Jatim Minta Pemerintah Cabut Syarat Vaksin Meningitis bagi Jemaah Umrah

PKB Jatim Minta Pemerintah Cabut Syarat Vaksin Meningitis bagi Jemaah Umrah

Faiq Azmi - detikJatim
Jumat, 30 Sep 2022 19:02 WIB
Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi
Bendahara PKB Jatim Fauzan Fuadi. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Stok vaksin meningitis di sejumlah daerah mengalami kelangkaan. Imbasnya, sejumlah jemaah umrah gagal berangkat karena belum mendapatkan dosis vaksin meningitis.

Menanggapi permasalahan tersebut, PKB Jatim meminta pemerintah mencabut syarat vaksin meningitis untuk jemaah umrah maupun jemaah haji.

"Kami meminta pemerintah mencabut aturan vaksin meningitis bagi jemaah umrah. Aturan tersebut secara tidak langsung menghambat jemaah yang akan berangkat menunaikan ibadah umrah," jelas Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi di DPRD Jatim, Jumat (30/9/2022).

Fauzan menyebut pengalaman Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang divaksinasi meningitis di Arab Saudi saat menjalankan ibadah umarh.

"Gubernur Khofifah dalam testimoninya pernah cerita bahwa beliau pernah berangkat umrah, vaksin meningitisnya malah di Jeddah, Arab Saudi," sambungnya.

Menurut Fauzan, saat ini masyarakat Indonesia sudah sangat merindukan Tanah Suci. Umrah menjadi salah satu jalan masyarakat berangkat ke Tanah Suci di tengah lamanya antrean haji.

"Di tengah antrean panjang melaksanakan ibadah haji, seharusnya umrah dipermudah. Jangan mengada-ada dalam membuat aturan," tegasnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini juga menyatakan, pihak Kerajaan Arab Saudi tidak mengatur terkait vaksin meningitis harus 10 hari sebelum masuk Tanah Suci.

"Kenapa Indonesia malah menerapkannya? Kasihan jemaah umrah, hampir dua tahun ibadah umrah ditutup. Wajar bila sekarang animo pergi umrah meningkat pascapandemi COVID-19," ungkapnya.

Politikus asal Dapil Jatim XII Tuban-Bojonegoro ini berharap pemerintah mengkaji ulang soal vaksin. Jika perlu, syarat tersebut dicabut.

"Perlu ditinjau ulang, kalau perlu dicabut. Harus diakui hari ini vaksin meningitis langka. Kalau sudah begitu, ambil langkah yang kongkret agar jemaah umrah ini punya kejelasan. Kasihan mereka mau berangkat minta doa tetangga, keluarga, sampai bandara malah terlantar," tandasnya.



Simak Video "Jemaah Umroh Diberangkatkan Meski Omicron Mewabah, Ini Kata Kemenag"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)