Pencarian Sejoli Mesum Berbuah 2 Pasang Maba Berbuat Asusila Tertangkap Basah

Pencarian Sejoli Mesum Berbuah 2 Pasang Maba Berbuat Asusila Tertangkap Basah

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 30 Sep 2022 05:03 WIB
viral sejoli mesum di kota malang
viral sejoli mesum di kota malang. (Foto: Tangkapan layar/detikJatim)
Kota Malang -

Satpol PP Kota Malang segera bereaksi saat video mesum sejoli beredar di media sosial. Mereka segera menggencarkan patroli untuk melacak dan menangkap sejoli yang bermesraan diduga di dekat pagar Universitas Negeri Malang (UM), Jalan Terusan Surabaya, Kota Malang.

Kabid Ketertiban dan Ketentraman Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat membenarkan tentang video yang beredar. Ia menambahkan setelah video dugaan sepasang muda-mudi mesum di kawasan UM, pihaknya langsung meminta personel Satpol PP gencar berpatroli.

Dalam setiap patroli itu ia meminta para personel Satpol PP sekaligus mengidentifikasi muda-mudi yang terekam dalam video tersebut.

"Setelah ada video itu, kami langsung menugaskan staf untuk melakukan pulbaket atau deteksi dini tempat-tempat yang disinyalir sebagai lokasi mesum," ujar Rahmat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/9/2022).

Bukannya menangkap sejoli yang mesum di dekat pagar UM, para personel Satpol PP malah menangkap 2 pasang mahasiswa baru kampus ternama di Malang yang sedang bermesra-mesraan di 2 lokasi berbeda.

Keempat maba yang diamankan itu adalah DR, HA, MF, RS yang masih berusia antara 17 tahun-18 tahun. Mereka diamankan di 2 tempat terpisah, yakni di Jalan Bandung serta Jalan Veteran pada Selasa (27/9) pukul 21.30 WIB.

"Biasanya kegiatan-kegiatan menjurus asusila kalau hanya rekaman video atau foto sulit mereka akan mengakui. Kami kemudian tugaskan personel untuk memantau sembunyi-sembunyi. Dan dua pasang itu akhirnya mengakui telah berbuat mesum seperti berciuman dan berpelukan," ujar Rahmat.

Dua pasangan mesum itu kemudian dibawa ke Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. Rahmat menyebutkan bahwa dua pasang maba itu bukanlah warga Kota Malang.

"Mereka maba asal luar Kota Malang. Karena kesulitan mendatangkan orang tuanya kami kemudian komunikasi melalui video call (dengan) orang tuanya," kata Rahmat.

Sengaja mencari tempat sepi dan gelap. Baca di halaman selanjutnya.