54 Desa di Gresik Terancam Kekeringan, 9 di Antaranya Butuh Air Bersih

54 Desa di Gresik Terancam Kekeringan, 9 di Antaranya Butuh Air Bersih

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Jumat, 30 Sep 2022 03:03 WIB
kekeringan di gresik
Warga di Desa Petis Benem antre air bersih (Foto: Jemmi Purwodianto)
Gresik -

Dampak kemarau panjang, sebanyak 54 desa di 11 Kecamatan di Gresik terancam kekeringan. Bahkan 9 diantaranya sudah terdampak kekeringan hingga kekurangan air bersih.

"Ada 54 desa yang berpotensi mengalami kekeringan, tapi belum terdampak, karena saat ini sumber airnya masih mencukupi. Sementara yang sudah terdampak dan mengalami kekeringan ada 9 desa di 3 kecamatan," kata Kepala BPBD Kabupaten Gresik Dermawan kepada detikJatim, Kamis (29/9/2022).

Untuk menanggulangi itu, BPBD Gresik melakukan dropping puluhan tangki air bersih di sejumlah kecamatan. Tercatat, sudah 9 desa yang diberikan bantuan air bersih.

"Total tangki air yang sudah kita kirim ada 42 tangki. Itu untuk 9 desa dari 3 kecamatan," kata Dermawan.

"Yang paling banyak di Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kita sudah menerjunkan truk tangki untuk melakukan supply air bersih di Desa Petis Benem," tambah Dermawan.

Kepala Desa Petis Benem, Nur Sahid mengatakan, setiap tahun desanya mengalami kekeringan terutama saat memasuki musim kemarau. Karena kekurangan air bersih, pihaknya mengajukan ke BPBD Gresik.

Kurang lebih ada puluhan KK di Dusun Petis, Desa Petis Benem mengantre air bersih. Mereka membawa jerigen, ember hingga bak untuk menampung air. Sebab, saat musim kemarau, sumber air bersih mengering.

"Permintaan kami 10 sampai 15 tangki per satu bulan. Hari ini yang datang baru 4. warga masih banyak yang belum kebagian. Harapannya kalau bisa 10 sampai 15 tangki per minggu biar warga bisa menikmati air bersih," kata Nur Sahid.



Simak Video "Akui Anggotanya Bikin Blunder soal Pelecehan, Kapolres Gresik Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)