Susah Payah Warga Desa di Pasuruan Tempuh 4 Kilometer Demi Air Bersih

Susah Payah Warga Desa di Pasuruan Tempuh 4 Kilometer Demi Air Bersih

Muhajir Arifin - detikJatim
Rabu, 28 Sep 2022 22:00 WIB
Susah Payah Warga di Pasuruan Tempuh Jarak 2 Kilometer Demi Air Bersih
Warga antre air bersih (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Kekeringan dan krisis air melanda puluhan desa di Kabupaten Pasuruan tiap musim kemarau. Beberapa desa masuk wilayah rawan kekeringan dan mengalami krisis air lebih awal. Di antaranya Desa Sibon dan Desa Mangguan, Pasrepan.

Warga Desa Sibon menyampaikan susah payah mereka mendapatkan air bersih saat masa kekeringan. Ratusan kepala keluarga di desa ini harus mencari air bersih di desa-desa tetangga yang jaraknya tidak dekat. Itu dilakukan hampir setiap hari.

"Sudah empat bulan ini mulai kering, terparah dua bulan," kata Hadori (49), warga Desa Sibon, Rabu (28/9/2022).

Hadori mengungkapkan selama 4 bulan ini, beberapa pihak dermawan mengirimkan air dengan mobil tangki disalurkan ke tandon desa. Meski tidak setiap hari, kiriman air dari dermawan sangat membantu warga.

"Kalau nggak dikirim ya cari air ke Desa Pasrepan sana. Pakai motor dan bawa jeriken. Bawa lima jeriken bolak-balik tiga sampai empat kali. Sampai tandon di rumah penuh," jelasnya.

Jarak antara desanya dan desa lokasi pengambilan air terdekat sekitar 4 Km. Kadang warga juga mengambil di desa lain yang jaraknya 4 Km. Pengambilan air di desa-desa tetangga tidak dipungut biaya. Warga hanya mengeluarkan uang untuk beli BBM motor.

"Kadang setiap hari ambil, kadang dua hari sekali. Ya pokoknya air diirit-irit. Mandi juga irit-irit," jelasnya.

Susah Payah Warga di Pasuruan Tempuh Jarak 2 Kilometer Demi Air BersihSusah Payah Warga di Pasuruan Tempuh Jarak 2 KM Demi Air Bersih/ Foto: Muhajir Arifin

Data dari BPBD Kabupaten Pasuruan Desa Sibon dan Mangguan masuk wilayah rawan kekeringan. Meski sudah mengalami krisis air bersih sejak 2 bulan lalu, BPBD baru menyalurkan air bersih Selasa (27/9/2022). BPBD menunggu laporan dan permintaan pemerintah desa dalam penyaluran air bersih.

Hari ini Polres Pasuruan juga membantu menyalurkan air bersih dengan tangki ke Desa Sibon dan Mangguan. Kedatangan mobil tangki air disambut gembira warga yang sudah menunggu lama.

"Kami melakukan penyaluran air bersih kepada masyarakat Desa Sibon. Kami terima informasi warga sini sudah dua bulan kesulitan pasokan air bersih, karena itu kami turun langsung memberikan dukungan suplai air bersih," kata Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, saat menyalurkan air bersih di Desa Sibon.

Suplai air bersih dilakukan melalui mobil tangki ukuran 5.000 liter. Air kemudian disalurkan ke tandon induk yang ada di desa. Setelah tandon penuh kemudian disalurkan ke puluhan jeriken warga yang sudah antre.

"Sasaran penyaluran air bersih di Desa Sibon sebanyak 492 kepala keluarga. Setelah ini kami bergeser ke Desa Mangguan, sama suplai air bersih pada masyarakat," jelas Bayu.

Bayu mengatakan penyaluran air bersih di dua desa itu akan dilakukan secara berkala. "Ketika dibutuhkan kami akan dropping lagi. Karena kami menerima informasi sejumlah pihak juga menyalurkan air bersih ke sini," jelasnya.

Salah satu warga yang antre, Ulya (21) mengatakan air bersih yang didapat digunakan untuk minum,p masak dan mandi. "Setiap hari nunggu kiriman. Sudah tidak ada hujan, sungai-sungai kering," ujarnya.



Simak Video "Rumah Warga Pasuruan Hancur Diduga Akibat Ledakan Bom Ikan"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/iwd)