Langganan Kekeringan, Warga Desa Sibon Pasuruan Minta Dibuatkan Sumur Bor

Langganan Kekeringan, Warga Desa Sibon Pasuruan Minta Dibuatkan Sumur Bor

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 29 Sep 2022 16:37 WIB
kekeringan di pasuruan
Warga Desa Sibon antre air bersih (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Desa Sibon, Pasrepan, Kabupaten Pasuruan krisis air. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga menunggu pasokan ke desa mereka atau mengambil di desa-desa tetangga yang jaraknya jauh.

Krisis di desa ini terjadi setiap tahun saat musim kemarau. Warga seakan sudah pasrah dengan kondisi itu. Meski berat, mereka harus bersusah payah mendapatkan dan menghemat air.

"Kalau nggak ada kiriman air ya cari di (Desa) Pasrepan sana, 2 kilometer dari sini, bawa motor dan jeriken," kata Hadori (49) kepada detikJatim, Kamis (29/9/2022).

Air di desa-desa tetangga didapatkan dengan cuma-cuma. Warga hanya mengeluarkan uang untuk BBM motor.

Tentu saja, tenaga dan waktunya yang dibutuhkan tidak sedikit karena harus antre. Namun hal itu merupakan cara termudah untuk mendapatkan air.

"Desa sini yang paling dibutuhkan ya air. Setiap tahun kami selalu kesulitan air," jelas Hadori.

Menurut Hadori, yang diharapkan warga sebenarnya solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih. Semisal jaringan pipa untuk menyalurkan air dari sumber di desa terdekat ke desa mereka. Atau jika memungkinkan dibuat sumur bor.

"Kiriman air memang diperlukan dan membantu. Tapi seharusnya ada pipa. Atau dibangunkan sumur bor," ungkap Hadori.

Hadori mengatakan, hampir semua warga tidak mampu membangun sumur bor mandiri. Pasalnya di dibutuhkan kedalaman pipa yang signifikan agar sumur bor bisa mengeluarkan air di lokasi tersebut.

"Kalau buat sendiri ya nggak punya uang. Harus dibantu pemerintah," terang Hadori.

Terdapat 17 desa rawan kekeringan di Kabupaten Pasuruan, termasuk Sibon. Desa Sibon mengalami kekeringan lebih awal sejak dua bulan. BPBD setempat menyalurkan air bersih ke desa ini sejak Selasa lalu.



Simak Video "Rumah Warga Pasuruan Hancur Diduga Akibat Ledakan Bom Ikan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)