Pengajuan Poligami Meningkat 100 Persen, PA Banyuwangi: Tak Semua Dikabulkan

Pengajuan Poligami Meningkat 100 Persen, PA Banyuwangi: Tak Semua Dikabulkan

Ardian Fanani - detikJatim
Selasa, 27 Sep 2022 13:19 WIB
Ilustrasi poligami
Ilustrasi (Foto: Tim Infografis/ Andhika Akbarayansyah)
Banyuwangi -

Pengajuan poligami di Banyuwangi meningkat 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun meski demikian, tidak semua pengakuan poligami disetujui oleh Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi.

Panitera PA Banyuwangi Subandi mengatakan, tidak semua pengajuan poligami bisa disahkan oleh Pengadilan Agama.

"Tidak semua ya bisa dikabulkan. Ada beberapa yang ditolak juga," ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Dia mencontohkan beberapa tahun lalu ada pengajuan poligami ditolak. Ini dikarenakan alasan dan persyaratan pengajuan poligami tidak sesuai dengan kenyataan.

"Tidak diterima karena tidak memenuhi unsur-unsur poligami. Contohnya, gugatan suami menyatakan bahwa si istri tidak memberikan nafkah batin. Padahal faktanya istri tiap malam sudah memberikan itu," jelasnya.

Sedangkan perkara itu bisa ditolak, karena gugatan suami juga tidak benar dengan fakta serupa.

"Katanya istri ini tidak punya keturunan. Tapi faktanya punya keturunan. Jadi perkara itu bisa saja ditolak," pungkasnya.

Sejak Januari hingga akhir September 2022, Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi mencatat, ada 10 pengajuan izin poligami. Pengajuan ini meningkat 100 persen lebih dibandingkan tahun sebelumnya.

Panitera PA Banyuwangi Subandi mengatakan, dari 10 kasus poligami itu, sudah ada 7 pengajuan poligami yang dikabulkan. Sementara tiga pengajuan lagi, masih dalam proses.

Pengajuan poligami meningkat hingga 100 persen lebih dibandingkan pada tahun 2021 lalu. Di tahun lalu, hanya sekitar 4 pengajuan.



Simak Video "Reaksi Arie Untung Usai Adanya Isu Poligami"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)