Sentil Balik soal KIB Ecek-ecek, Golkar Jatim: Jangan Sok Jadi Sutradara

Sentil Balik soal KIB Ecek-ecek, Golkar Jatim: Jangan Sok Jadi Sutradara

Faiq Azmi - detikJatim
Selasa, 27 Sep 2022 13:05 WIB
KIB Jatim
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Jatim. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Golkar Jatim menyentil balik Elite Partai NasDem Zulfan Lindan yang menilai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) adalah koaliasi tak sungguh-sungguh alias ecek-ecek. Golkar mengibaratkan KIB sebagai sebuah drama yang berhasil mengundang rasa penasaran para penonton yang dalam konteks ini adalah parpol-parpol di luar KIB. Sehingga, jika menjadi penonton, tak perlu menjadi sutradara.

"Ibarat drama, KIB sudah berhasil memantik rasa penasaran penontonnya. Kalau menjadi, penonton yang penting jangan sok menjadi sutradara," ucap Ketua Golkar Jatim M Sarmuji kepada detikJatim, Selasa (27/9/2022).

Sarmuji menyarankan, NasDem sebaiknya tidak perlu mengurus partai lain. Menurutnya, saat ini harusnya semua partai fokus ke internal masing-masing guna mengusung calon presiden untuk 2024 nanti. lain.

"Masing-masing partai sebaiknya urus diri masing-masing. Apalagi semua juga masih penjajakan terhadap calon presiden yang akan diusung," kata Sarmuji.

Pada waktunya nanti, lanjut Sarmuji, KIB akan membuktikan mana koalisi yang jelas dan tetap melaju di Pilpres 2024 dengan mengusung capres-cawapresnya sendiri. Tidak perlu terlalu koar-koar sebelum ada kepastian.

"Waktu nanti yang akan membuktikan. Jadi sebelum jelas siapa koalisi dan siapa capresnya, tidak perlu meributkan pihak lain," Sarmuji melanjutkan.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini juga membantah KIB sudah membahas nama capres, khususnya Ganjar Pranowo. Sebab, urusan capres-cawapres merupakan kewenangan ketua umum dan akan dibahas di bagian akhir jelang pemilu.

"Belum ada pembahasan capres. Pembahasan capres ada di bab terakhir saja. Orang berspekulasi, tandanya dia penasaran dengan KIB," tukasnya.

Seperti diketahui, elite Partai NasDem Zulfan Lindan menyebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN, dan PPP merupakan koalisi tak sungguh-sungguh atau ecek-ecek. Zulfan Lindan mengutarakan hal itu saat diskusi Adu Perspektif dengan tema 'Membaca Manuver Tabloid, Dewan Kolonel, hingga Isu Dendam Lama' yang diselenggarakan detikcom dan Total Politik, Senin (26/9).

"Lainlah, kalau KIB jangan disamakan dengan koalisi ini (NasDem, PKS, Demokrat). KIB itu kan koalisi ecek-ecek itu," kata Zulfan Lindan.

Zulfan Lindan menjelaskan apa maksud KIB koalisi ecek-ecek. Zulfan mendengar kabar KIB jadi wadah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bila tak dicalonkan jadi Presiden oleh PDIP.

"Artinya begini, lahirnya KIB itu kan ada kepentingan tertentu yang kita dengar. Konon kabarnya, itu adalah untuk menjadi sekocinya Ganjar, seandainya Ganjar tidak dicalonkan oleh PDIP, kan begitu yang berkembang," ujar Zulfan.



Simak Video "PPP Balas Zulfan Lindan soal 'KIB Ecek-ecek': Pernyataan Ngawur"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)