Nasib Halte KA Komuter di Surabaya yang Kini Tak Terawat

Nasib Halte KA Komuter di Surabaya yang Kini Tak Terawat

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Senin, 26 Sep 2022 18:48 WIB
Halte Ngagel Surabaya
Halte Komuter Ngagel, Surabaya. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Kerata api (KA) Komuter Surabaya-Sidoarjo (Susi) pernah digadang-gadang sebagai transportasi publik andalan yang bisa jadi solusi kemacetan. Guna menunjang angkutan massal itu, dibangun halte atau shelter di sepanjang kedua kota tersebut. Namun, kini kondisi halte tersebut tidak terawat karena sudah tidak menjadi pemberhentian Komuter.

Komuter Susi pertama kali beroperasi pada 2004 dengan nama Delta Express. Awalnya banyak pekerja yang memanfaatkan Komuter Susi. Namun, lama-kelamaan Komuter Susi kalah saing dengan moda transportasi lain. Jam keberangkatan berkurang. Penumpang terus menurun.

Belum lagi kondisi pandemi, yang akhirnya memaksa PT KAI untuk menghentikan operasional halte-halte tersebut. Halte-halte yang dibangun, saat ini nganggur.

detikJatim menyambangi salah satu halte Ngagel yang ada di Jalan Upa Jiwa. Ketika tiba di lokasi, beberapa sudut stasiun tak terawat. Bahkan, usang, berdebu, rusak, hingga berkarat.

"Yo ngunu iku, Mas, gak kerumat yo (Ya begitu itu, Mas, tak terawat ya)," tutur Yatinah, salah satu warga yang tinggal di sekitar halte, Senin (24/9/2022).

Loket yang tadinya digunakan untuk melayani penjualan tiket tampak terbengkalai. Masih terdapat tulisan jadwal kedatangan, keberangkatan, hingga stasiun yang bakal dituju, meski kondisinya sudah usang.

Halte Ngagel SurabayaKondisi kamar mandi di Halte Komuter Ngagel, Surabaya. Foto: Praditya Fauzi Rahman

Fasilitas penunjang lainnya seperti parkir motor dan kamar mandi juga tidak terawat. Pintu kamar mandi rusak, bahkan aroma tak sedap menyeruak. Lalu, ada pula botol dan kayu-kayu berserakan.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menjelaskan, seluruh halte komuter memang ditutup untuk sementara sejak pandemi COVID-19. Dia juga mengakui bahwa kondisi halte tersebut tak terawat.

"Iya, memang seperti itu kondisinya, tidak terawat. Mengingat, sudah 2 tahun nggak digunakan," kata Luqman kepada detikJatim.

"Pas awal Pandemi COVID-19, memang sudah tidak digunakan. Saya lupa tanggalnya, yang pasti Maret 2020 itu sudah tidak difungsikan," lanjut Luqman.

Meski begitu, Luqman memastikan bahwa halte-halte komuter itu akan dipakai lagi. Namun, pihaknya mengaku masih butuh koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengoperasikan halte-halte tersebut secara lebih optimal lagi.

"Rencananya akan difungsikan lagi, masih dikoordinasikan. Namanya masih koordinasi, masih dikroscek juga, jadi belum tahu tepatnya kapan akan digunakan lagi," tuturnya.



Simak Video "Konser Westlife di Surabaya Obati Rindu Fan"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)