Beredar Kabar COVID-19 Segera Jadi Endemi, Begini Kondisinya di Jatim!

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 24 Sep 2022 21:50 WIB
Virus variant, coronavirus, spike protein. Omicron. Covid-19 seen under the microscope. SARS-CoV-2, 3d rendering
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/Naeblys)
Surabaya -

Beredar kabar dunia tengah menghitung waktu menuju akhir pandemi COVID-19. Hal ini mengacu pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang baru-baru ini menyebut, akhir pandemi 'sudah di depan mata' meski belum benar-benar berakhir.

Lalu bagaimana kondisi COVID-19 di Jatim? Anggota Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, dr Mahkyan Jibril menyatakan, kondisi penyebaran corona di Jatim dalam kondisi stagnan cenderung menurun.

"Kasus aktif di Jatim sudah di bawah 1.000, saat ini di angka 849. Relatif turun," kata Jibril kepada detikJatim, Sabtu (24/9/2022).

Kendati demikian, Jibril mengimbau masyarakat segera melakukan vaksin lengkap ditambah booster untuk menekan penyebaran COVID-19.

"Ibu Gubernur tidak henti-hentinya menyampaikan agar segera vaksin, dosis lengkap satu dan dua. Kalau sudah segera booster, stok vaksin Jatim sangat cukup, silakan ke puskesmas terdekat," tegasnya.

Dari data Satgas COVID-19 Jatim, jumlah kasus aktif COVID-19 di Jatim sebanyak 849. Dari jumlah itu, terbanyak berasal dari Kota Surabaya yakni 254 kasus. Kemudian disusul Kabupaten Malang 64 kasus, dan Kota Malang 60 kasus.

Di Jatim sendiri, dalam 10 hari terakhir ada tambahan 2.255 kasus COVID-19. Sementara, untuk pasien sembuh bertambah 2.249 orang. Sedangkan pasien COVID-19 yang meninggal di Jatim ada 31 orang.

Untuk zona COVID-19 di Jatim, seluruh 38 kabupaten/kota masih masuk zona kuning dan menerapkan PPKM level 1.

Berikut detail penambahan kasus, pasien sembuh, serta kasus kematian COVID-19 di Jatim dalam 10 hari terakhir:

14 September: 267 kasus baru, 227 pasien sembuh, 6 meninggal dunia
15 September: 253 kasus baru, 250 pasien sembuh, 1 meninggal dunia
16 September: 248 kasus baru, 250 pasien sembuh, 3 meninggal dunia
17 September: 182 kasus baru, 202 pasien sembuh, 3 meninggal dunia
18 September: 201 kasus baru, 207 pasien sembuh, 1 meninggal dunia
19 September: 146 kasus baru, 227 pasien sembuh, 5 meninggal dunia
20 September: 263 kasus baru, 213 pasien sembuh, 2 meninggal dunia
21 September: 230 kasus baru, 209 pasien sembuh, 4 meninggal dunia
22 September: 258 kasus baru, 236 pasien sembuh, 2 meninggal dunia
23 September: 207 kasus baru, 228 pasien sembuh, 4 meninggal dunia



Simak Video "Satgas Covid-19: Kita Perlu Berhati-hati dalam Memaknai Akhir Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)