Seberapa Penting Punya KTP Digital, Berikut Penjelasannya

Seberapa Penting Punya KTP Digital, Berikut Penjelasannya

Esti Widiyana - detikJatim
Jumat, 23 Sep 2022 22:18 WIB
KTP Digital Surabaya
KTP Digital (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Kepala Dispendukcapil Surabaya Agus Imam Sonhaji menyebut pentingnya menggunakan KTP Digital bagi warga Surabaya. Berdasarkan sosialisasi dari Kemendagri ke Dispendukcapil se-Indonesia, KTP Digital akan mengurangi sejumlah risiko yang bisa dialami pemiliknya.

"Kalau tidak bawa atau ketinggalan atau hilang, karena ada di HP. Tidak beresiko ketinggalan. KTP digital juga susah dipalsu. Kemudian keuntungan kalau untuk anak-anak muda lebih stylish. Kemudian kemudahan dan akurasi lebih bagus dari KTP Digital," ujar Agus kepada detikJatim, Jumat (23/9/2022).

Menurut Agus, warga yang memiliki KTP Digital lebih mudah melakukan verifikasi atau memvalidasi KTP itu asli atau tidak. Tidak seperti validasi bagi pemilik KTP fisik yang harus dicek keasliannya dengan card reader yang tidak bisa didapatkan semua pihak.

Agus menjelaskan card reader KTP hanya bisa didapatkan setelah adanya kerja sama dengan Kemendagri agar bisa terkoneksi. Sedangkan dengan KTP Digital, verifikasi bisa dilakukan tanpa alat lain, cukup dengan QR code di aplikasi.

Meski demikian, Agus mengatakan bahwa kepemilikan KTP Digital ini tidak bersifat wajib bagi masyarakat. Keberadaan KTP digital itu menurutnya adalah sebuah pilihan, tergantung pada kenyamanan masyarakat.

"Itu pilihan. Karena kalau ada orang yang usia 70 tahun nanti akan pusing, ya. Pasti lebih suka yang fisik. Jadi pemerintah memberikan pilihan dengan kesukannya. Warga jadi punya pilihan," ujarnya.

Agus mengatakan sebagai permulaan Pemkot Surabaya menerapkan KTP Digital untuk internal atau pegawai Dispendukcapil. Namun, ia mengungkapkan bahwa pada 6 September 2022 Pemkot Surabaya sudah mulai menawarkan kepada masyarakat melalui kecamatan.

"Kemarin tanggal 6 September sudah mulai diterapkan meskipun belum ramai-ramai. Tapi teman-teman di kecamatan, jika ada warga yang mengajukan KTP-el karena hilang atau rusak sudah mulai ditawari produk cetak ulang bukan fisik tapi digital," jelasnya.

Agus mengatakan sudah mulai banyak masyarakat Surabaya yang mulai menggunakan KTP digital. Dirinya menyebutkan sudah mulai karena tidak ingin menyatakan bahwa sudah banyak sekali yang memakai. Karena memang saat ini baru sebagian masyarakat yang memiliki KTP digital.

"Sudah mulai banyak tapi belum banyak banget. Tapi sudah mulai kita berikan, bagi warga yang kepingin sudah bisa kami layani di kantor kecamatan," tambahnya.

Ada pun landasan hukum penerapan KTP Digital itu adalah Permendagri No 72/2022 tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik serta Penyelenggara Identitas Kependudukan Digital.

Pada tahap awal KTP Digital baru dipakai oleh pegawai Dispendukcapil kabupaten/kota se-Indonesia melalui aplikasi. Yakni aplikasi Identitas Kependudukan Digital milik Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI yang bisa didownload.

Kota Surabaya telah mulai menerapkan KTP Digital kepada pegawai Dispendukcapil pada tahapan awal. Warga yang ingin memiliki KTP digital bisa secara mandirimengunduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital milik Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI di Play Store.



Simak Video "Viral Fetish Foto KTP, Ini Tanggapan Dokter Spesialis Kejiwaan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)