Dispendukcapil Surabaya Segera Sosialisasikan KTP Digital ke Warga

Dispendukcapil Surabaya Segera Sosialisasikan KTP Digital ke Warga

esti widiyana - detikJatim
Jumat, 23 Sep 2022 18:25 WIB
KTP Digital Surabaya
Ilustrasi KTP Digital. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Kota Surabaya mulai menerapkan KTP Digital kepada pegawai Dispendukcapil. Tahap awal implementasi KTP Digital ini menindaklanjuti Permendagri No. 72 Tahun 2022 tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik serta Penyelenggara Identitas Kependudukan Digital. Selanjutnya, Dispendukcapil akan segera menyosialisasikan ke masyarakat.

Pada tahap awal, KTP Digital digunakan oleh pegawai Dispendukcapil kabupaten/kota se-Indonesia melalui aplikasi. Yakni aplikasi Identitas Kependudukan Digital milik Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI.

Kepala Dispendukcapil Surabaya Agus Imam Sonhaji memaklumi jika masyarakat belum akrab atau familiar dengan KTP Digital. Terlebih lagi, KTP Digital hanya bisa dipakai oleh warga yang sudah punya KTP elektronik. Oleh sebab itu, ke depan Dispendukcapil akan menggelar sosialisasi ke warga.

"Pelaksanaan implementasi ini, kami juga akan ikuti dengan sosialisasi kepada masyarakat. Warga yang sudah memiliki KTP elektronik dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan KTP Digital," kata Agus kepada detikJatim, Jumat (23/9/2022).

Untuk penerapan KTP Digital di Surabaya, masyarakat terlebih dahulu harus install aplikasi Identitas Kependudukan Digital milik Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI. Kemudian mengisi data diri, mulai dari NIK, email, dan no HP. Setelah itu masuk tahapan pencocokan foto diri sesuai dengan KTP elektronil/

"Setelah semua data telah sesuai, warga akan masuk pada tahapan scan QR Code yang dapat diperoleh di 31 kecamatan maupun di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola. Pada tahapan tersebut, perangkat pemohon akan diawetkan dengan petugas, gunan pencocokan data. Jika proses ini berhasil, maka pemohon akan melakukan aktivasi akun yang dikirimkan melalui email," jelasnya.

Menurutnya, pada tahapan awal penerapan KTP Digital memang terdapat prosedur panjang sebagai proses autentifikasi. Jika mengalami kesulitan, petugas akan memandu proses pengurusan KTP Digital.

"Karena ada banyak keunggulan KTP Digital. Di antaranya, warga tidak akan lupa membawa dokumen digital karena tersimpan melalui gawai atau handphone. Dengan KTP Digital, warga cukup melakukan proses QR Code yang terintegrasi dengan data Kemendagri RI," ujarnya.

Sedangkan warga yang KTP elektroniknya hilang atau rusak tak perlu membuat yang baru. Mereka disarankan memanfaatkan KTP Digital.

"Bisa menggunakan KTP Digital. Kalau ada cetak ulang karena hilang atau rusak, petugas kecamatan akan mengarahkan untuk memanfaatkan KTP Digital," tambahnya.

Masyarakat juga dianjurkan memperbarui data kependudukan untuk mempermudah akses pelayanan publik. Pada proses pembaruan data, bisa melalui Klampid New Generation (KNG) melalui Play Store.

"Jika ingin mendapatkan informasi mengenai kependudukan dan pencatatan sipil bisa mengunjungi laman website https://dispendukcapil.surabaya.go.id. Kalau ada keluhan atau pengaduan bisa mengunjungi laman website https://dukcapilsapawarga-dispendukcapil.surabaya.go.id atau bisa mengunjungi Instagram kami di @dispendukcapil.sby, serta menghubungi call center di nomor 03199254200," tukasnya.



Simak Video "Viral Fetish Foto KTP, Ini Tanggapan Dokter Spesialis Kejiwaan"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)