Asyik! Bus Trans Jatim Gratis hingga Akhir Agustus

Suparno - detikJatim
Jumat, 19 Agu 2022 19:50 WIB
Bus Trans Jatim di Terminal Porong, Sidoarjo
Bus Trans Jatim di Terminal Porong, Sidoarjo. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Bus Trans Jatim resmi diluncurkan. Launching dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ditandai dengan pemecahan kendi. Sejak pertama kali beroperasi hingga akhir bulan Agustus nanti bus itu masih tidak dipungut biaya alias gratis.

"Sejak hari ini sampai akhir Agustus digratiskan," kata Kadishub Jatim Nyono di sela-sela launching di Terminal Porong Sidoarjo, Jumat (19/8/2022).

Menurut Nyono, Pemprov Jatim menyediakan Bus Trans Jatim sebagai bentuk pelayanan transportasi yang bisa kembali dipercaya masyarakat.

"Bus dengan nama Raden Wijaya ini ramah, aman, dan dinamis dengan rute dari Terminal Porong Sidoarjo ke Terminal Larangan, masuk tol ke Terminal Purabaya. Keluar Purabaya masuk tol ke Terminal Bunder lalu kembali ke Larangan," katanya.

Nyono menjelaskan Bus Trans Jatim koridor I berjumlah 20 armada dengan 2 armada cadangan bus medium high deck. Bus ukuran medium itu menurutnya tidak akan menambah kemacetan.

Bila bus besar tidak terlalu gesit dan dapat menguras kapasitas jalan, bus ukuran medium akan lebih lincah di jalanan serta saat mengambil penumpang di setiap halte yang ada.

"Setiap halte bus berhenti 15 menit. Di koridor I ada 32 halte. Sistem bayar e-money dan barcode QRIS, atau pesan tiket di aplikasi android. Untuk pelajar bayar Rp 2.500, untuk penumpang umum hanya Rp 5.000," kata Nyono.

Data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Sidoarjo, setiap harinya akan tersedia 20 armada Bus Trans Jatim. Sebanyak 10 armada bus itu berangkat dari terminal Porong. Sedangkan 10 armada lainnya berangkat dari Gresik dengan kapasitas masing-masing 30 penumpang.

Turut dalam launching itu Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Dalam sambutannya Khofifah mengatakan sebelum launching, pihaknya telah melakukan uji coba terhadap Bus Trans Jatim koridor I ini. Koridor I meliputi Sidoarjo-Surabaya-Gresik.

Bila koridor I berhasil, kata Khofifah, maka rencananya pada 2023 akan dilanjutkan dengan koridor II dan III. Dan tahun 2024 akan dilanjutkan koridor IV.

"Bus Trans Jatim koridor I ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik," ujar Khofifah kepada wartawan usai launching.

Khofifah menjelaskan Bus Trans Jatim memiliki 32 halte dengan perincian 15 halte dari Porong-Surabaya-Gresik dan 17 halte dari Gresik-Surabaya-Sidoarjo.

Khofifah berharap Bus Trans Jatim mampu mengurai kemacetan, mengurangi angka kecelakaan, dan menjaga keselamatan pengendara lain.

"Selain itu juga mengurangi gas emisi buang. Sehingga polusi bisa terkurangi. Kemudian untuk menguatkan public transportation. Ini menjadi PR kita semua, ketika penduduk terus bertambah luasan jalan tidak berseiring dengan jumlahnya penduduk," tandas Khofifah.



Simak Video "Kobaran Api Melahap Pabrik Cat di Sidoarjo, Terdengar Ledakan Keras"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)