Gubernur Khofifah Resmi Luncurkan Bus Trans Jatim: Diharapkan Kurangi Macet

Suparno - detikJatim
Jumat, 19 Agu 2022 18:53 WIB
Gubernur Jatim Khofifah resmikan Bus Trans Jatim
Gubernur Jatim Khofifah resmikan Bus Trans Jatim. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Bus Trans Jatim resmi diluncurkan. Launching dilakukan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Terminal Porong Sidoarjo. Launching ditandai dengan pemecahan kendi.

Turut dalam launching itu Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Dalam sambutannya Khofifah mengatakan sebelum launching, pihaknya telah melakukan uji coba terhadap Bus Trans Jatim koridor I ini. Koridor I meliputi Sidoarjo-Surabaya-Gresik.

Bila koridor I berhasil, kata Khofifah, maka rencananya pada 2023 akan dilanjutkan dengan koridor II dan III. Dan tahun 2024 akan dilanjutkan koridor IV.

"Bus Trans Jatim koridor I ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik," ujar Khofifah kepada wartawan usai launching, Jumat (19/8/2022).

Khofifah menjelaskan bus Trans Jatim memiliki 32 halte dengan perincian 15 halte dari Porong-Surabaya-Gresik dan 17 halte dari Gresik-Surabaya-Sidoarjo. Khofifah berharap Bus Trans Jatim mampu mengurai kemacetan, mengurangi angka kecelakaan, dan menjaga keselamatan pengendara lain.

"Selain itu juga mengurangi gas emisi buang. Sehingga polusi bisa terkurangi. Kemudian untuk menguatkan public transportation. Ini menjadi PR kita semua, ketika penduduk terus bertambah luasan jalan tidak berseiring dengan jumlahnya penduduk," tandas Khofifah.

Kadishub Jatim Nyono mengatakan dengan adanya bus Trans Jatim, Pemprov Jatim telah memberikan layanan transportasi yang bisa kembali dipercaya masyarakat.

"Bus dengan nama Raden Wijaya ramah aman dinamis, dengan rute dari Terminal Porong Sidoarjo, ke Terminal Larangan, masuk tol ke Terminal Purabaya. Keluar Purabaya masuk tol ke Terminal Bunder lalu kembali ke Larangan," kata Nyono.

Nyono menjelaskan Bus Trans Jatim koridor I berjumlah 20 armada dengan dua armada cadangan bus medium high deck. Bus ukuran medium itu menurutnya tidak akan menambah kemacetan.

Bila bus besar tidak terlalu gesit dan dapat menguras kapasitas jalan, bus ukuran medium akan lebih lincah di jalanan serta saat mengambil penumpang di setiap halte yang ada.

"Setiap halte bus berhenti 15 menit. Di koridor I ada 32 halte. Sistem bayar e-money dan barcode QRIS, atau pesan tiket di aplikasi android. Untuk pelajar bayar Rp 2.500, untuk penumpang umum hanya Rp 5.000," kata Nyono.

Data yang di peroleh dari Dinas Perhubungan Sidoarjo, setiap harinya akan tersedia 20 armada Bus Trans Jatim. Bus berangkat dari terminal Porong 10 armada. Sedangkan 10 armada berangkat dari Gresik. Bus berwarna hijau itu berukuran sedang yang bisa menampung 30 penumpang.



Simak Video "Kobaran Api Melahap Pabrik Cat di Sidoarjo, Terdengar Ledakan Keras"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)