Mantan Teroris Umar Patek Bakal Bebas Bersyarat Berkat Remisi Kemerdekaan

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 16 Agu 2022 20:11 WIB
Narapidana terorisme Bom Bali I, Umar Patek, menjadi pengibar bendera dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional, Rabu, 20 Mei 2015. Upacara tersebut dilaksanakan di lapangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo. Suparno/detikFoto.
Umar Patek saat jadi pengibar bendera (Foto: pool)
Surabaya -

476 Warga binaan Lapas Kelas IIB Lamongan mendapat remisi. Satu orang di antaranya menghirup udara bebas saat Kemerdekaan RI 17 Agustus 2022.

Sementara, di Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo pun demikian. Remisi juga diberikan kepada warga binaan yang layak dan memenuhi syarat serta ketentuan dari KemenkumHAM.

Kakanwil KemenkumHAM Jatim Zaeroji mengatakan ada salah satu narapidana teroris yakni Umar Patek yang berpeluang mendapatkan pembebasan. Namun, melalui pembebasan bersyarat.

Untuk mendapatkan pembebasan bersyarat, Umar harus melalui 2/3 masa pidananya. Hingga hari ini (16/8/2022), 2/3 masa tahanan Umar akan jatuh pada 14 Januari 2023.

Umar Patek merupakan narapidana teroris yang sebelumnya telah divonis 20 tahun penjara atas keterlibatannya di bom Bali I dan bom Natal 2000. Umar Patek menerima vonis itu pada 21 Juni 2012 di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Namun, pada peringatan HUT RI ke-77 Tahun ini, Umar Patek berpeluang mendapatkan remisi umum sekitar 5 sampai 6 bulan. Sehingga, apabila (Umar Patek) mendapatkan remisi umum antara 5 sampai 6 bulan, maka ekspirasi tahanannya akan jatuh pada (14) Agustus 2022," kata Zaeroji dalam keterangannya. Selasa (16/8/2022).

Namun, hingga saat ini, Kanwil Kemenkumham Jatim belum menerima SK Remisi dari Ditjen Pemasyarakatan. Sehingga, pihak Lapas I Surabaya belum bisa mengusulkan perbaikan SK Pembebasan Bersyarat yang jatuh pada 14 Januari 2023 pada Umar Patek.

"Kesimpulannya, untuk bisa Bebas Bersyarat, Umar Patek masih harus memperoleh SK Remisi Umum terlebih dahulu. Selanjutnya, pihak Lapas I Surabaya baru akan mengusulkan perbaikan SK Pembebasan Bersyarat," ujarnya.



Simak Video "PM Australia Kecewa Umar Patek Dapat Remisi Masa Tahanan"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)