PKB Buka-bukaan soal Pihak yang Coba Ganggu Koalisi dengan Gerindra

Kabar Nasional

PKB Buka-bukaan soal Pihak yang Coba Ganggu Koalisi dengan Gerindra

Tim detikNews - detikJatim
Selasa, 16 Agu 2022 11:43 WIB
Momen Gerindra-PKB Resmikan Koalisi untuk Pilpres 2024!
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. PKB mengungkap ada pihak yang mencoba mengganggu koalisi dengan Gerindra. (Foto: istimewa)
Surabaya -

DPP PKB mengungkapkan ada sejumlah pihak yang berusaha mencoba mengganggu kebersamaan PKB dengan Gerindra.Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurizal buka-bukaan bahwa gangguan itu bisa datang dari partai politik (parpol) dan luar parpol.

"Bisa dari parpol, luar parpol juga. Yang apa kita tidak menuduh seseorang," kata Cucun kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan seperti dilansir detikNews, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Cucun menilai, dinamika seperti itu merupakan hal yang wajar. "Ya dalam politik kan biasa lah ya, ada orang like or dislike gitu. Dinamika ini hal yang wajar, kalau misalkan kami sudah lebih dulu berkoalisi dengan Gerindra dan Pak Prabowo dan Pak Muhaimin akan menyatu," jelasnya.

Cucun kemudian menyebut, memang ada pihak yang menginginkan kebersamaan Gerindra dan PKB tidak terjadi. Pihak tersebut akan melakukan manuver dengan berbagai cara agar kebersamaan dua partai itu tidak berjalan dengan baik.

"Pasti ada pihak-pihak yang menginginkan ini tidak terjadi. Ya politik kan biasa. Orang akan melakukan manuver dengan berbagai hal agar ini tidak berjalan mulus," ujar Cucun.

Meski demikian, Cucun mengatakan PKB tetap membangun komitmen dengan Gerindra. PKB, lanjut Cucun, juga berhadap bisa meneruskan apa yang telah dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tapi kami bangun komitmen dengan Gerindra ini betul-betul punya landasan dari sikap yang sama bagaimana buat kesinambungan dari pemerintah ini biar apa yang sudah dilakukan prestasi-prestasi Pak Jokowi ini bisa ada berkelanjutan," ucapnya.



Simak Video "Mantap Berkoalisi, PKB-Gerindra Segera Resmikan Sekretariat Bersama"
[Gambas:Video 20detik]