DLH Surabaya Buka Suara soal Aksi Nyeleneh Siram Tanaman saat Hujan Turun

Esti Widiyana - detikJatim
Sabtu, 13 Agu 2022 16:59 WIB
Petugas DLH Surabaya siram tanaman saat hujan
Petugas saat menyiram tanaman kala hujan/Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Aksi petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya yang menyiram tanaman di tengah hujan tertangkap kamera warganet. Warganet bertanya, mengapa tanaman tersebut disiram saat hujan turun.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya Agus Hebi Djuniantoro pun menjelaskan kejadian tersebut. Kejadian ini berlangsung kemarin Jumat (12/8). Di mana saat itu hujan turun hanya sebentar sekitar 15 menit dan mendadak.

"Sebelum hujan mereka juga menyiram. Khawatirnya hanya mendung dan tidak turun hujan, mengingat saat ini masih kemarau," kata Hebi saat dihubungi detikJatim, Sabtu (13/8/2022).

Hebi mengatakan, hujan yang turun kemarin berintensitas rendah hingga sedang, hujan juga berlangsung tidak lama. Petugas pun berpikir untuk memperbanyak air agar bisa menyimpan air di dalam biopori.

"Di taman-taman itu kan ada biopori untuk menyimpan air, karena cuacanya kan panas sekali memang," ujarnya.

Untuk menyiram tanaman, Hebi menyebut air yang digunakan langsung diambil dari sungai. Di mana air sungai banyak mengandung amonia (limbah cair),

Ia menyebut, air sungai atau air got itu merupakan pupuk basah. Sebab, terdapat unsur (N) nitrat dan (P) fosfat di sungai.

"Kalau pakai air PDAM malah bahaya, ada tawas, tidak bagus untuk tanaman. Yang bagus memang air sumur, tapi air sumur kan susah. Air kencing kita itu mengandung unsur nitrat dan fosfat, malah bagus, air got juga bagus," pungkasnya.

Unggahan warganet soal petugas menyiram tanaman saat hujan, di halaman selanjutnya!