Fashion Street Mejeng Nang Suroboyo Bakal Ada Lagi Awal Pekan Depan

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 09 Agu 2022 20:51 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata Surabaya Wiwiek Widayanti
Kadis Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata Wiwiek Widayanti (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Surabaya Fashion Street atau Mejeng Nang Suroboyo akan hadir kembali di Alun-Alun Suroboyo. Hanya saja, perhelatan nanti tidak digelar di akhir pekan melainkan pada awal pekan depan.

"Rencana seperti itu (ada lagi fashion street). Tanggal 15 Agustus rencananya, masih di Balai Pemuda (Alun-Alun Suroboyo)," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya Wiwiek Widayanti kepada wartawan di Kantor Humas Pemkot, Selasa (9/8/2022).

Kegiatan Mejeng Nang Suroboyo sendiri merupakan wadah dari Pemkot Surabaya sebagai bentuk kreativitas masyarakat dalam bidang fashion. Agar tidak menjadikan zebra cross di jalan sebagai catwalk dan menimbulkan kemacetan.

Pemkot juga menyediakan red carpet untuk warga yang ingin tampil kece dengan style fashion masing-masing. Tidak hanya model profesional saja yang bisa ikut, tetapi juga warga secara umum.

Wiwiek mengatakan jika fashion street pada Sabtu (6/8) lalu baru uji coba. Setelah melihat antusias warga yang sangat tinggi Pemkot pun kembali menggelar ajang itu di awal pekan depan di lokasi yang sama.

Karena pekan depan fashion street digelar mendekati Hari Kemerdekaan, akan ada tema khusus yang disiapkan. Yakni bertema perjuangan untuk mengingat jasa-jasa yang telah dilakukan para pejuang di tanah air.

"Evaluasi kemarin itu ramai, antusias berbagai macam komunitas. Ada juga yang difabel berusaha untuk tampil dan sebagainya. Tanggal 15 besok tema perjuangan," ujarnya.

Program fashion street ini juga merupakan program Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Yang mana kawula muda memiliki minat dalam industri fashion akan diwadahi soal kreatifitas.

"Ini pertama di Surabaya. Kami akan evaluasi (untuk event fashion selanjutnya), kami coba ke depannya seperti apa. Ini banyak komunitas anak-anak yang di fashion, atau kalau kita bilang industri kreatif fashion, jadi ini coba kami optimalkan," jelasnya.

Sabtu lalu, tak hanya model profesional atau Cak Ning yang ikut catwalk di red carpet. Tetapi ada 18 disabilitas yang ikut jalan berlenggak-lenggok di red carpet.

"Kami juga bisa monitor, anak-anak muda ini passion-nya kesana. Bisa (dengan) mengendalikan jumlah orang, jadi enggak mengganggu kepentingan yang lain," ujarnya.



Simak Video "Kerumunan Citayam Fashion Week Dibubarkan, Parkir Liar Ditertibkan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)