Diskominfo Kota Pasuruan Belajar Promosi Wisata dan Smart City ke Badung

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 05 Agu 2022 14:31 WIB
pemkot pasuruan
Diskominfo study banding ke Badung, Bali (Foto: Dok. Pemkot Pasuruan)
Kota Pasuruan -

Pemkot Pasuruan sedang gencar membangun wisata religi dan heritage. Promosi merupakan faktor penting dalam pengembangan pariwisata.

Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kota Pasuruan melakukan berbagai upaya guna mendukung promosi wisata religi dan heritage. Salah satunya menjalin kemitraan dengan media massa dan jurnalis.

"Kami sudah melakukan studi banding ke Diskominfo Kabupaten Badung, Bali. Kami bersama para jurnalis melakukan studi tiru kemitraan antara jurnalis dan pemerintah daerah untuk promosi pariwisata. Pemkot Pasuruan sedang gencar untuk promosi wisata religi dan heritage," kata Kepala Diskominfotik Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat, Jumat (5/8/2022).

Kokoh menjelaskan studi banding sekaligus dimanfaatkan untuk mempelajari penerapan smartcity di kabupaten yang ada di pulau dewata itu.

"Kami juga mempelajari penerapan smartcity yang ada di Kabupaten Badung," jelasnya.

Pemkot Pasuruan, di bawah kepemimpinan Wali Kota Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Wali Kota Adi Wibowo memiliki rencana besar pembangunan wisata terintegrasi. Pemkot akan menyatukan wisata religi, heritage hingga edukasi.

Wisata religi berada di kawasan alun-alun dan masjid agung. Kawasan ini sudah mulai direvitalisasi yang mana akan dibangun payung madinah.

Kawasan wisata heritage berada di Jalan Pahlawan. Gedung dan bangunan tua peninggalan pemerintah Hindia-Belanda dipercantik namun tetap mempertahankan kesan vintage.

Sementara untuk wisata edukasi, Pemkot Pasuruan akan memaksimalkan kampung-kampung tematik. Saat ini sudah ada Kampung Bunga Pucangan, Kampung Bandeng Jelak hingga Kampung Tempe Rekesan. Kampung-kampung tematik akan terus diperbanyak.



Simak Video "Ketenteraman Destinasi Wisata Religi di Desa Blimbingsari Jembrana"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)