Kepala Wanita Ini Berlubang Karena Terlalu Sering Berjemur

Tim detikHealth - detikJatim
Sabtu, 30 Jul 2022 06:03 WIB
Ilustrasi berjemur
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Maryviolet)
Surabaya -

Wanita ini memiliki hobi berjemur sejak muda. Siapa yang menyangka, hobinya itu harus membuatnya rela ketika dokter mengambil sebagian jaringan di kepalanya akibat kanker kulit.

Nickie Murtagh (37), seorang wanita warga Inggris dinyatakan mengidap kanker kulit yang didapat akibat paparan sinar matahari yang terlalu berlebihan.

Awalnya, Nickie rajin berjemur setiap dua kali dalam sepekan dengan durasi 8-12 menit sehari. Tiba-tiba muncul kebotakan kecil berbentuk benjolan di bagian tengah rambutnya.

Ia akhirnya memeriksakan kondisinya ke dokter. Awalnya, ia didiagnosis dengan kista tak berbahaya. Dokter mengira kondisi itu hanya efek kosmetik yang buruk.

"Saya membuat janji temu dengan dokter umum saya, dan diberi tahu bahwa saya memiliki kista kecil yang tidak perlu dikhawatirkan, dan dapat tetap tidak diobati dengan aman," ujarnya dilansir detikHealth mengutip dari The Sun, Jumat (29/7/2022).

Kebotakan berbentuk benjolan kecil di bagian tengah rambutnya itu lambat laun terus membesar hingga seukuran koin. Bukan dirinya, teman dan keluarganya yang mendesaknya memeriksakan kondisi janggal itu.

"Tapi selama dua tahun berikutnya, (kondisi) itu terus tumbuh perlahan. Akhirnya itu menjadi seukuran koin," katanya.

Setelah teman-teman dan keluarganya mendesak dirinya memeriksakan kondisi janggal itu, dokter menemukan bahwa selama ini Nickie mengidap karsinoma sel basal (BCC). Ini merupakan kondisi kanker kulit non-melanoma.

Dokter akhirnya mengangkat benjolan kanker dan kulit di sekitar kepalanya. Operasi ini membuat permukaan kepala Nickie terlihat berlubang dan harus menjalani cangkok kulit untuk menutupinya.

"Setelah itu, saya merasa seperti ada lubang yang cukup besar di kepala saya," ujar Nickie. "Tapi untungnya itu adalah kabar baik, ketika jaringan diperiksa, itu akhirnya bersih dari kanker."

Dilansir dari Mayo Clinic, karsinoma sel basal (BBC) merupakan kanker kulit yang sering muncul sebagai benjolan yang agak transparan pada kulit, meskipun dapat berbentuk lain.

Karsinoma sel basal paling sering terjadi pada area kulit yang terpapar sinar matahari, seperti kepala dan leher. Sebagian besar karsinoma sel basal diperkirakan akibat paparan jangka panjang terhadap radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari.

Menghindari sinar matahari dan menggunakan tabir surya dapat membantu melindungi dari kondisi ini.



Simak Video "Geliat Industri Kulit Garut"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)