Mardani Maming Menyerahkan Diri, Heran Namanya Masuk DPO KPK

Kabar Nasional

Mardani Maming Menyerahkan Diri, Heran Namanya Masuk DPO KPK

Tim detikNews - detikJatim
Kamis, 28 Jul 2022 14:39 WIB
Surabaya -

Bendahara Umum PBNU yang juga mantan Bupati Tanah Bambu Mardani H Maming menyerahkan diri ke KPK. Mardani mengaku heran namanya bisa masuk daftar pencarian orang (DPO)

Mardani mendatangi gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta didampingi pengacaraanya, Deny Indrayana. Tersangka kasus dugaan suap izin usaha pertamabangan itu mempertanyakan kenapa namanya bisa masuk DPO. Padahal, dia sudah mengirimkan surat ke lembaga antirasuah tersebut.

"Saya di sini sesuai janji saya ke KPK tanggal 25 (Juli) bahwa saya akan hadir tanggal 28, dan saya juga bingung suratnya masuk, tapi kenapa hari Selasa saya dinyatakan DPO. Padahal saya sudah mengirim surat dan koordinasi ke tim penyidik akan hadir tanggal 28," ucap Mardani seperti dikutip dari detikNews, Kamis (28/7/2022).

Mardani Maming ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pemberian izin usaha pertambangan di Tanah Bumbu saat menjabat sebagai bupati. Mardani disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Mardani sempat melawan penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK lewat praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan tersebut tak diterima oleh hakim tunggal PN Jaksel

(dte/dte)