Pemkab dan Operator Tambang Emas Banyuwangi Perbaiki Jalan Rusak

Ardian Fanani - detikJatim
Minggu, 03 Jul 2022 22:50 WIB
perbaikan jalan rusak
Perbaikan jalan di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Pemkab Banyuwangi dan operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, PT Bumi Suksesindo (BSI) terus melakukan perbaikan jalan. Perbaikan ruas jalan itu sepanjang 4 kilometer antara Desa Sumbermulyo-Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Perusahaan menggarap ruas sepanjang 2,2 kilometer. Sementara Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Cipta Karya dan Penataan Ruang (BMCKPR) Kabupaten Banyuwangi akan melanjutkan ruas sisanya.

"Ini bentuk kolaborasi antara Pemkab dan perusahaan tambang emas. Ini merupakan usulan masyarakat dalam upaya membangun desa dan wisata di sekitar," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada wartawan, Minggu (3/7/2022).

Menurut Senior Manager External Affairs PT BSI, Bambang Wijonarko, kerja sama antara perusahaan dengan pemerintah bukanlah yang pertama kali. Sejak PT BSI beroperasi, banyak kerja sama yang telah dilakukan dengan Pemkab Banyuwangi. Seperti penanganan banjir di Alasmalang, proyek pembangunan ruas jalan utama di Dusun Pancer, penanganan COVID-19, dan lain-lain.

"Kemitraan itu kami lakukan sebagai wujud tanggung jawab dan kepatuhan perusahaan atas peraturan, khususnya mengenai program-program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)," kata Bambang.

Pembangunan ruas jalan Sumberagung-Sumbermulyo akan dibeton dengan teknologi rigid pavement atau perkerasan kaku. Yakni teknologi yang memungkinkan jalan memiliki kekakuan, sehingga mampu mendistribusikan beban pada daerah yang cukup luas di atas tanah dasar (subgrade).

Berbeda dengan perkerasan lentur (aspal) yang tidak bisa menyebarkan beban sebaik rigid pavement. Beton sendiri menjadi bagian utama yang menanggung beban. Pengaruh tanah dasar sebagai penanggung beban sangat kecil.

Bambang menambahkan, cor beton pada ruas jalan Sumberagung-Sumbermulyo akan dibuat selebar 6 meter. Selama proses pembangunan berlangsung, tidak bisa dihindari bahwa aktivitas masyarakat, khususnya para pengguna jalan dan mereka yang tinggal di sekitar jalan tersebut, akan terganggu.

"Kami memohon maaf dan meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pembangunan berjalan," tambahnya.

Bambang berharap, perbaikan jalan akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat luas. Dengan kondisi jalan yang baik, mobilitas semakin dimudahkan, sehingga mampu mencapai tujuan-tujuan ekonomi dan non ekonomi, mendorong pemerataan pembangunan di wilayah selatan.

"Semoga pembangunan ini berjalan lancar, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas," tutur Bambang.



Simak Video "Ini Tampang Pelaku Onani di Depan Pendopo Banyuwangi"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/fat)