Cara Polisi-TNI Cegah Konflik Antarperguruan Silat di Ngawi

Sugeng Harianto - detikJatim
Kamis, 30 Jun 2022 02:03 WIB
perguruan silat di ngawi
Perguruan silat di Ngawi diajak kumpul bareng untuk cegak konflik antarperguruan (Foto: Sugeng Harianto)
Ngawi -

Berbagai cara dilakukan oleh Polri-TNI untuk mencegah terjadinya konflik antar perguruan pesilat di Ngawi. Para perwakilan ranting mulai desa hingga kecamatan dari berbagai perguruan pesilat diajak kumpul bareng.

"Kita memang lebih baik mencegah daripada terjadi konflik antar pesilat. Kita kumpulkan perwakilan dari berbagai organisasi pesilat baik Desa maupun kecamatan," ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya saat dikonfirmasi detikJatim Rabu (29/6/2022).

Dalam pengumpulan perwakilan dari berbagai pimpinan perguruan pesilat itu, kata Winaya, untuk saling bersilaturahmi. Lokasi pengumpulan perwakilan berbagai organisasi pesilat, lanjut Winaya, secara bergilir bergantian sambil arisan.

"Jadi dalam pertemuan untuk saling silaturahmi antar pesilat dari berbagai organisasi agar guyub rukun. Untuk lokasi bergilir bergantian," kata Winaya.

Kapolsek Padas Iptu Iswahjoedi mengatakan pihaknya bersama TNI mengumpulkan perwakilan berbagai organisasi pesilat setiap sebulan sekali. "Pertemuan ini rutin dilaksanakan setiap hari Senin malam Selasa Kliwon. Untuk hari ini kebetulan dari kecamatan Padas dan Kasreman," jelas Iswahjoedi.

Iswahjoedi menambahkan dari perwakilan organisasi pesilat yang ada di Ngawi diantaranya Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW, Hastakari, Gubug Remaja, Pandan Alas, Pagar Nusa, Pangastuti.

"Alhamdulillah konflik antar pesilat di Ngawi selama ini sangat jarang di temukan sejak ada perkumpulan seperti ini," ungkapnya.

"Kita dukung terus pertemuan rutin ini. Menjaga komunikasi sangat diperlukan untuk menjaga kekompakan dan kerukunan antar perguruan," tandasnya.



Simak Video "Kembali Ke Alam, Hidup Damai Bersam Rusa, Ngawi"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)