Risma Beri Gadis Tunarungu Korban Pemerkosaan: Pelatihan-Alat Bantu Dengar

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 29 Jun 2022 18:41 WIB
Mensos Risma mengunjungi gadis tunarungu korban pemerkosaan di Surabaya
Mensos Risma mengunjungi gadis tunarungu korban pemerkosaan di Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi gadis tunarungu yang menjadi korban pemerkosaan tetangganya sendiri di Surabaya. Risma datang ke kediaman korban dan mencoba berkomunikasi dengan gadis berusia 15 tahun ini.

"Sebenarnya sudah ditindaklanjuti sama pak Wali Kota (Surabaya), cuma saya hanya ingin memastikan lagi. Pas saya coba ajak bicara, ternyata dia nggak bisu. Saya tadi coba bilang 'ibu', dia bisa menirukan kata saya," kata Risma kepada wartawan di Surabaya, Rabu (29/6/2022).

Risma mengatakan nantinya anak tersebut akan diberangkatkan ke Solo untuk mendapatkan pelatihan usaha. Sebelumnya, ia juga diajarkan membaca dan menulis dan telah didampingi untuk trauma healing oleh Pemkot Surabaya.

"Latihannya macam-macam, tergantung passionnya dia. Ada pilihan makanan, kerajinan tangan, menjahit atau yang lainnya untuk kelangsungan masa depannya," ujarnya.

Ia menjelaskan korban sudah diberikan alat bantu dengar untuk melancarkan komunikasinya. Agar nantinya, gadis tersebut dapat menjadi mandiri dan mengejar impiannya.

"Pokoknya yang paling penting itu gimana dia bisa mandiri. Dengan alat bantu dengar, minimal bisa menjadi cara dia untuk membela diri. Soalnya juga banyak orang disabilitas yang tidak bisa membela diri, sehingga tertimpa musibah seperti ini," jelasnya.

Selain pelatihan dan trauma healing, orang tua korban juga akan diberikan modal usaha untuk membuka bisnis ayam geprek.

"Kita bantu modal untuk ibunya buka usaha ayam geprek," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Surabaya, Anna Fajriatun mengatakan, pemkot telah melakukan pendampingan secara penuh terhadap korban.

"Untuk sekarang kami akan fokus trauma healing dan treatment alat bantu dengar. Setelah itu baru kami akan berangkatkan dia ke Solo untuk mendapatkan pelatihan usaha," kata Anna.

Anna mengatakan, korban belum sempat menjalani pendidikan formal. Oleh karena itu, di Solo nantinya akan diberikan pendidikan oleh Pemda dan Kemensos.

"Nanti akan diajarkan di Balai Besar Solo. Kalau kemauan itu datang dari diri sendiri, Insyaallah hasilnya juga akan besar," pungkasnya.



Simak Video "Tujuan Mensos Risma Ajak Jan Ethes saat Salurkan Bantuan"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)