Ada Nama Besar Diprediksi Tergusur dari Kabinet Jokowi, Siapa?

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 14 Jun 2022 10:26 WIB
menteri Soeharto mundur
Ilustrasi Kabinet (Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono)
Jakarta -

Isu reshuffle kabinet kembali mencuat. Baru-baru ini, Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad Wibobo berspekulasi jika ada nama besar yang akan tergusur dari kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Lalu siapa nama besar itu?

Pengamat politik dari lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio (Hensat) berpendapat, ada banyak nama besar di dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Hensat lalu menyinggung sejumlah menteri yang berakrobat terkait Pilpres 2024.

"Di kabinet mah namanya besar semua, kalau kemudian nama besar itu misalnya diterjemahkan oleh Mas Dradjad sebagai nama-nama yang nyapres berarti yang sibuk akrobat itu nama-nama besarnya, siapa aja yang sibuk nyapres? Erick Thohir, Moeldoko, tahu-tahu nama-nama lain mungkin," kata Hensat dilansir detikNews, Senin (13/6/2022).

Lalu ada kategori nama besar lain menurut Hensat. Mereka adalah para menteri yang dinilai dekat dengan Presiden Jokowi.

"Nah kategori nama besar ini apa? Kalau yang dekat dengan Pak Jokowi kan ada LBP (Luhut Binsar Pandjaitan), Erick Thohir, Bahlil, apakah itu yang disebut-sebut nama besar?" jelasnya.

Dradjad Wibowo menyebut, nama besar yang akan terguling dari kabinet bisa memicu domino politik nasional. Hensat menilai, nama besar itu di antaranya menteri dari pimpinan partai politik.

"Tapi kalau disebut efek domino ya ada kaitannya sama parpol dong, mungkin jadi ketua parpol yang memang digusur, mungkin Airlangga atau sahabat dekatnya Pak Jokowi Luhut, Luhut Binsar Pandjaitan. Tapi kalau saya prediksi kalau sampai bilang efek domino, ya ketua parpol, ketua parpol ada Airlangga, Suharso Monoarfa," jelasnya.

"Kalau bukan Ketua Parpol yang digeser, ya nggak besar efek domino politiknya," imbuhnya.

Sependapat dengan Hensat, Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, menilai nama besar yang memicu efek domino politik adalah menteri yang menjadi pimpinan partai politik. Baik itu ketua umum parpol atau sekjen.

"Tergantung Pak Dradjadini kategori besarnya seperti apa nama besarnya. Kalau domino politik yang tentu ketua umum partai, sekjen partai, kalau nggak ketum ya sekjen partai, ya kalau ngomong domino politik ya itu domainnya," jelasnya.

"Cuma pertanyaannya adalah apakah pernyataan Pak Dradjad itu bisa dipertangungjawabkan atau tidak? atau hanya sebatas gosip politik biasa," tutur dia.



Simak Video "Direktur IPO: Reshuffle Kali Ini Akomodasi Politik"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/dte)