Terpopuler Sepekan di Jatim

Pembunuhan PNS Dipicu Cinta Segitiga-Teka-teki Penunggu Danau Lumajang

Tim detikJatim - detikJatim
Minggu, 22 Mei 2022 11:00 WIB
Video kemunculan ikan raksasa di Danau Ranu Pakis Lumajang yang viral
Foto: Tangkapan layar/detikJatim
Surabaya -

Selama sepekan, beberapa berita dari Jawa Timur menyedot pembaca. Salah satu berita terpopuler di Jawa Timur kisah mempelai perempuan ditinggal menghilang mempelai pria di hari pernikahannya terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur. Dan kisah Gandi dan Ranting sempat viral.

Ranting sempat viral usai videonya yang berdiri sendiri di pelaminan. Saat itu, Ranting telah menggunakan make up lengkap dengan kebaya putih, namun tak ada pasangan di sebelahnya.

Selain itu PNS Pemkot Surabaya bernama Karyanto (45) tewas dalam sebuah kecelakaan di Jalan Ambengan. Namun polisi mengabarkan bahwa PNS bagian staf umum Pemkot Surabaya itu bukan tewas karena kecelakaan, melainkan dibunuh.

Selain itu kasus ikan raksasa penunggu danau di Lumajang juga menghebohkan warga dan aliran sesat muncul di Pasuruan hingga pimpinan dan pengikutnya bertaubat.

Berikut detail berita terpopuler sepekan di Jatim:

1. PNS Pemkot Surabaya Dibunuh Terlibat Cinta Segitiga

PNS Pemkot Surabaya bernama Karyanto (45) tewas dalam sebuah kecelakaan di Jalan Ambengan. Namun polisi mengabarkan bahwa PNS bagian staf umum Pemkot Surabaya itu bukan tewas karena kecelakaan, melainkan dibunuh.

Tak hanya mengabarkan, polisi juga telah menangkap pelaku dan menetapkan sebagai tersangka pembunuh Karyanto. Tersangka diketahui bernama Saifudin. Ia nekat menghabisi nyawa Karyanto karena dilatarbelakangi cinta segitiga.

Sakit hati dan cemburu menjadi pemicu Safiudin nekat membunuh. Sebab, Karyanto yang telah beristri diketahui kepincut dan menjalin asmara dengan Sriani yang tak lain istri Safiudin. Pertemuan Karyanto dan Sriani pertama kali terjadi pada November 2015. Saat itu Sriani tengah mengurus surat-surat di Pemkot Surabaya. Dari situ, mereka kemudian saling kenal dan memadu kasih.

Safiudin sendiri bahkan pernah dua kali memergoki Karyanto dan istrinya check in di sebuah hotel di kawasan Kenjeran. Tapi Sriani tetap saja berhubungan dengan Karyanto. Sriyani menganggap Safiudin suami yang tak bertanggung jawab. Sebab selama ini ia tak pernah diberi nafkah.

2. Mempelai Pria Magetan Hilang Jelang Pernikahan Usai Hamili Korban
Kisah Gandi Alfian yang kabur saat pernikahannya dengan Ranting Delima kembali terjadi di Magetan. Kali ini kejadiannya di Kecamatan Ngariboyo. Seorang wanita ditinggal calon suaminya saat hendak menikah.

Kisah menghilangnya mempelai pria di Ngariboyo terjadi pada Kamis (7/4/2022). Akibatnya, acara pernikahan itu dibatalkan. Kisah ini terungkap usai keluarga mempelai wanita melapor ke polisi.

Kedua mempelai yang batal menggelar pernikahan diketahui masih pelajar atau di bawah umur. Polisi juga telah mengamankan D yang menghilang jelang pernikahan pada 7 April 2022 lalu. D diamankan di rumah orang tuanya pada Rabu (18/5) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Magetan Iptu Rudy Hidajanto pria tersebut yakni D (17) warga Kecamatan Poncol dan mempelai wanita yang ditinggal berinisial S warga Ngariboyo. "Hampir sama nasibnya dengan Mbak Ranting yang viral itu," kata Rudy kepada detikJatim, Kamis (19/5/2022).

Sesuai laporan yang masuk di Polres Magetan, mempelai wanita yang masih di bawah umur telah hamil. Rudy menjelaskan, korban mengetahui dirinya hamil karena terlambat haid selama dua bulan. Korban terlambat menstruasi sejak Januari 2022 dan mengakui jika ayah calon bayi yakni D.

3. Mempelai Pria Hilang juga Terjadi di Madiun, Kali Ini Bawa Kabur Motor Korban
Kisah sedih ini ternyata juga terjadi di Madiun. Hari baik pernikahan dicederai seorang pria benama Zidane (25). Warga Pulau Batam itu seharusnya hadir saat ijab kabul dengan EP warga Kecamatan Madiun, Senin (16/5/2022).

Namun saat itu Zidane malah menghilang dan ijab kabul itu gagal digelar. Calon mempelai wanita menangis. Pasalnya, mempelai perempuan dan keluarganya sudah menunggu di rumah mempelai perempuan hingga pukul 19.00 WIB, Minggu (15/5/2022).

Ketidakhadiran Zidane membuat syok keluarga dan EP. Mereka pun melaporkan ke polisi. "Jadi calon pengantin pria sengaja tidak menghadiri akad nikah yang sudah dijadwalkan," ujar Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (20/5/2022).

Pihaknya pun mengamankan pelaku pada Selasa (17/5/2022) atas laporan keluarga korban. Ryan mengatakan Zidane menghilang karena ia melakukan tindakan kriminal. Dan korbannya adalah calon istrinya sendiri, EP (20). Ryan menyebut Zidane telah melakukan penggelapan motor. Dan motor yang digelapkan adalah motor milik EP.

Calon Pengantin Pria Di Madiun Dibekuk PolisiCalon Pengantin Pria di Madiun menghilang dibekuk polisi/ Foto: Sugeng Harianto

4. Ikan raksasa di Danau Lumajang Disebut Penunggu Ranu Pakis
Kemunculan ikan raksasa di Danau Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Lumajang viral di media sosial. Ada mitos yang berkembang di kalangan warga setempat sejak dulu, bahwa di Danau Ranu itu ada penunggu yang kadang berupa ular kadang berupa ikan. Warga yang heboh mengaitkan kemunculan ikan itu dengan petaka.

Karena itulah ketika terlihat ada nelayan yang sedang mencari ikan di tengah danau saat ikan besar itu muncul, warga memintanya menepi. Nelayan itu diminta keluar dari danau khawatir terjadi apa-apa padanya.

Sekretaris Desa Ranu Pakis Ahmad Samsul Arifin membenarkan video itu mulai menyebar dan viral di medsos sejak Rabu (18/5/2022).

"Betul, video kemunculan ikan di Ranu Pakis memang viral di media sosial, banyak yang mungkin penasaran, ya. Kalau dilihat dari atas danau memang seperti ikan besar, tetapi sebenarnya itu gerombolan ikan dalam jumlah yang sangat banyak," ujar Ahmad, Kamis (19/5/2022).

Ranu Pakis adalah salah satu danau di Lumajang yang memiliki luas 112 ha. Lokasinya berada di Desa Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Lumajang. Di danau itu beragam ikan hidup seperti mujaer, gurame, sidat hingga gabus.

4. Aliran Sesat di Pasuruan hingga pengikut dan pimpinannya bertobat
Aliran sesat muncul di Pasuruan dan diikuti sekelompok orang. Aliran ini dipimpin sosok Mahfudijanto, warga Kelurahan/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adanya aliran ini sempat menuai respons negatif dari sejumlah pihak.

Penganut pemikiran sesat di Pasuruan bertobat. Kelompok Mahfudijanto ini bertobat dengan membaca istigfar hingga syahadat masing-masing tiga kali. Mereka mengakui kesalahan pemikirannya dalam memahami agama Islam.

Peristiwa tobatnya kelompok ini disaksikan sejumlah pihak. Mulai dari MUI Pasuruan hingga Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (Bakor Pakem) Kabupaten Pasuruan.

Tim dari Bakor Pakem pun memanggil Mahfudijanto ke Kantor KUA Purwosari, Kamis (19/5/2022) pukul 09.00 WIB. Selain Mahfud, hadir pula beberapa anggota kelompok yang juga warga Kecamatan Purwosari, yakni Febridijanto dan Frangki Sirojul Huda Kholil.

"Mereka sudah bertobat kepada Allah SWT, mengucapkan istigfar tiga kali, syahadat tiga kali dan menandatangani surat pernyataan bahwa dia akan mengikuti ajaran Islam yang benar melalui guru-guru yang akan kita siapkan," jelas Muzammil di KUA Purwosari, Kamis (19/5/2022).

Sementara Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda berharap, dosa-dosa Mahfudijanto dan kelompoknya diampuni.

"Kami ucapkan terima semua pihak. Sekarang masalah ini sudah selesai 100 persen.Mudah-mudahan semua dosa bapak-bapak ini diampuni oleh Allah, dijadikan orang soleh, selamat dunia akhirat dan selalu dilindungi Allah," ungkapnya.



Simak Video "Pilu Wanita Magetan Menikah Tanpa Mempelai Pria"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)