Kelompok Mahfudijanto Penganut Pemikiran Sesat di Pasuruan Akhirnya Tobat

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 19 Mei 2022 15:46 WIB
Aliran sesat Mahfudijanto di Pasuruan tobat
Penganut aliran sesat di Pasuruan bertobat (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Kelompok Mahfudijanto yang menganut pemikiran sesat di Pasuruan bertobat. Mereka mengakui kesalahan pemikirannya dalam memahami agama Islam.

Peristiwa tobatnya kelompok ini disaksikan sejumlah pihak. Mulai dari MUI Pasuruan hingga Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (Bakor Pakem) Kabupaten Pasuruan.

Tim dari Bakor Pakem pun memanggil Mahfudijanto ke Kantor KUA Purwosari, Kamis (19/5/2022) pukul 09.00 WIB. Selain Mahfud, hadir pula beberapa anggota kelompok yang juga warga Kecamatan Purwosari, yakni Febridijanto dan Frangki Sirojul Huda Kholil.

Sebelumnya, beberapa anggota yang beralamat di Kecamatan Wonorejo juga dipanggil ke kantor kecamatan setempat.

"Tim Pakem Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan hasil keputusan rapat Bakor Pakem. Hari ini kami telah mengundang pak Mahfudijanto, Mas Febri, dan Mas Frangki. Kami telah melakukan klarifikasi kepada tiga orang ini, bahwa mereka mengakui kesalahannya dalam memahami Al-Qur'an sesuai dengan pikiran mereka," kata Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Pasuruan, Muzammil Syafii, Kamis (19/5/2022).

Mereka pun menandatangani surat pernyataan yang mengakui jika salah dalam memahami ajaran agama Islam. Dalam surat pernyataan itu, mereka berjanji tidak akan melakukan dan menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Islam yang benar.

"Dengan ini, setelah ini, mereka sudah bertobat, maka persoalan penodaan agama kita anggap selesai," ungkap Muzammil.

Sementara itu, Wakil Ketua Bakor Pakem Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra menegaskan, Mahfudijanto dan kelompoknya membutuhkan bimbingan dalam belajar agama.

"Dengan ini Tim Pakem menyatakan tidak ada aliran sesat di Kabupaten Pasuruan. Mereka ini belajar agama belum lengkap. Bahwa ini perlu bimbingan agama," jelas Jemmy.

Sebelumnya, aliran sesat muncul di Pasuruan dan diikuti sekelompok orang. Aliran ini dipimpin sosok Mahfudijanto, warga Kelurahan/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adanya aliran ini sempat memicu kecaman dari sejumlah pihak.



Simak Video "Terkuak! Dokter Muda UB Tewas di Tangan Ayah Tiri Kekasihnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)