Menghilangnya Gandi di Balik Biaya Pernikahan hingga Mahar

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 18 Mei 2022 10:32 WIB
gandi alfian
Gandi Alfian/Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Kisah Gandi Alfian (24) dan Ranting Delima (22) memang sudah kandas. Meskipun ada sedikit penyesalan dalam hatinya, Gandi mengaku keputusannnya kabur di hari pernikahan sudah bulat.

Gandi mengaku tak tega melihat Ranting berdiri sendiri di pelaminan tanpa mempelai pria. Namun, jika teringat beban biaya pernikahan dan mahar, Gandi mengaku keputusannya ini semakin mantap. Mau tak mau, ia harus tega.

"Tapi sudah terjadi, tetap tega kalau ingat soal beban biaya resepsi pernikahan dan mahar. Sudah hari H uang belum ada kan bingung," kata Gandi.

Saat pelaksanaan akad nikah dan resepsi pernikahan, Gandi mengaku sengaja tidak datang. Dia berdalih sudah ada pembatalan yang dilakukannya pada Ranting.

"Sengaja ndak datang karena sudah ada pembatalan tiga hari sebelumnya. Saya nekat bermodal naik sepeda motor saya gadaikan untuk kabur. Tidak bawa uang saat kabur," paparnya.

Gandi bercerita soal pertemuan terakhir dengan Ranting, yang terjadi pada Kamis (5/5) atau malam Jumat. Ia berada di rumah Ranting hingga pukul 21.00 WIB. Gandi menyebut saat itu merupakan malam detik-detik pembatalan rencana pernikahan.

Saat pembatalan, Gandi ditemani dua pamannya dan satu keponakan. Gandi menyebut pertemuan itu tanpa penyambutan ramah dari keluarga mempelai perempuan.

"Saat itu detik-detik pembatalan rencana pernikahan. Tidak ada penyambutan ramah. Hawanya emosi semua," aku Gandi.

Gandi mengatakan, saat itu yang bicara pembatalan adalah sang paman. Ada poin-poin yang disampaikan keluarga Gandi terkait pernikahan yang gagal itu.

"Kemarin itu paman sudah mengatakan batal pernikahan. Karena yang membuat mengganjal di pikiran saya ada beban biaya resepsi pernikahan di rumah mempelai perempuan," ungkap Gandi.

Gandi bercerita ia pernah mengutarakan jika pernikahannya dengan Ranting cukup akad saja tanpa ada resepsi besar. Gandi beralasan masih punya banyak utang.

"Pernah kita tawarkan bahwa nikahnya cukup di KUA akad saja dan resepsi nanti saja karena saya masih punya utang banyak," jelas Gandi.

Namun, keluarga Ranting tetap menginginkan pernikahan dengan resepsi hingga mengundang sejumlah kerabat. Hal ini yang membuat Gandi nekat ke Kalimantan meninggalkan Ranting seorang diri.

Sebelumnya, viral pernikahan tanpa kehadiran mempelai pria di Desa Gambiran, Kecamatan Maospati, Magetan, Minggu (8/5/2022). Dalam video berdurasi 17 detik memperlihatkan mempelai perempuan berbusana pengantin warna putih berdiri di pelaminan. Mempelai perempuan itu diapit 4 pengiring perempuan berkebaya hitam berkerudung biru.

Tampak pula dua anak perempuan berbusana kebaya berdiri di depan mempelai perempuan. Dalam sesi pemotretan, seorang perempuan yang merupakan penata rias sedang memberi pengarahan. Namun, tak ada senyum dari semua orang yang ada di video.



Simak Video "Pilu Wanita Magetan Menikah Tanpa Mempelai Pria"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)