Ini Alasan Pengemudi Brio Pakai Strobo Terobos Macet Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 17 Mei 2022 21:03 WIB
viral brio pakai strobo
Polisi tilang pengemudi Brio yang pasang strobo (Foto: Muhammad Aminudin)
Kota Malang -

Pengemudi Honda Brio viral setelah menyalakan lampu strobo dan sirene untuk menerobos kemacetan. Gerak cepat Polresta Malang Kota akhirnya bisa menangkap pengemudi asal ibu kota itu.

Sopir Honda Brio warna putih bernopol B 2509 FIZ itu ditangkap petugas Satlantas Polresta Malang Kota di kawasan Jalan Wilis, Kota Malang, siang tadi. Identitasnya pun terungkap.

Ia adalah Hafiz (21), mahasiswa asal Jakarta Utara. Bersama kendaraannya, Hafiz kemudian dibawa ke Mapolresta Malang Kota.

"Pengemudi berhasil kita amankan bersama kendaraannya saat melintas di Jalan Wilis. Kemudian dihentikan oleh anggota dan pengemudi kooperatif," ujar Kanit Regident Satlantas AKP Rahandy Gusti Pradana dalam konferensi pers di Mapolresta, Selasa (17/5/2022).

viral brio pakai stroboFoto: Muhammad Aminudin

Hafiz yang dihadirkan dalam konferensi pers mengaku bersalah dan meminta maaf. Karena telah menyalakan lampu strobo dan membunyikan sirene untuk menerobos kemacetan.

"Saya di sini meminta maaf menggunakan sirene rotator hingga viral mohon dimaafkan. Dan saya berjanji tidak mengulangi hal-hal tersebut demi kebaikan bersama," katanya.

Hafiz mengaku dirinya saat itu memang mengendarai mobil dari arah Kota Batu menuju kawasan Soekarno-Hatta untuk menghadiri pertemuan keluarga.

Karena tergesa-gesa harus segera tiba di lokasi, dirinya kemudian terpaksa untuk menyalakan strobo, bukan karena terjebak kemacetan di jalan.

"Nggak (karena macet), karena memang sudah mepet mau ada acara keluarga," tegasnya.

Hafiz juga mengetahui jika kendaraan pribadi dilarang memasang lampu strobo maupun sirine. Ia pun mengaku belum lama ini memasang lampu strobo di mobilnya.

"Belum lama (pasang strobo), iya saya tahu tidak boleh. Saya mengakui salah," tandasnya.

Satlantas Polresta Malang Kota sudah memberikan penindakan berupa tilang atas pelanggaran dilakukan oleh Hafiz.

Yakni melanggar Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan yakni pasal 287 ayat 4 juncto pasal 59 ayat 3 dengan denda sebesar Rp 250 ribu.



Simak Video "Berkunjung ke Pondok Pesantren Kota Malang"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)