Round-up

Langkah Dinkes Tulungagung Usai 1 Anak Meninggal Suspek Hepatitis Akut

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 10 Mei 2022 10:30 WIB
dr Kasil Rokhmat
Kadinkes Tulungagung dr Kasil Rokhmat (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Seorang anak berusia 7 tahun di Tulungagung meninggal diduga terpapar hepatitis misterius. Untuk memastikannya Dinkes Tulungagung mengirimkan sejumlah sampel ke Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinkes Tulungagung dr Kasil Rokhmat mengatakan, anak itu dirawat di RSUD dr Iskak sejak 6 Mei lalu dengan gejala mirip seperti hepatitis yang jadi perhatian WHO dan Kemkes.

"Ada demam, mual muntah, nyeri perut, dan kuning. Sehingga sampai terjadi penurunan kesadaran," kata dr Kasil kepada detikJatim, Senin (9/5/2022).

Pasien anak itu sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit swasta. Karena kondisinya terus memburuk, pasien dirujuk ke RSUD dr Iskak, namun pasien itu meninggal pada sore harinya.

Berdasarkan hasil analisis medis yang dilakukan RSUD dr Iskak, pasien itu tidak terkategori dalam Hepatitis A, Hepatitis B, maupun Hepatitis C.

"Tapi apakah ini seperti yang menjadi kewaspadaan kita? Masih perlu dipastikan di Kementerian Kesehatan. Jadi sampel berupa darah, urin, dan sebagainya kami kirim ke sana," katanya.

Kadinkes Jatim dr Erwin Astha Triyono mengatakan, kasus yang terjadi di Tulungagung masih dalam kategori sindroma jaundice akut (kuning).

"Karena kami masih menunggu data-data laboratorium, karena ada syaratnya dari WHO," ujarnya kepada detikJatim.

Ada serangkaian tes yang harus dijalani pasien dengan klasifikasi sindroma jaundice (kuning) akut ini. Karenanya Dinkes Jatim belum berani memastikan status pasien.

"Sehingga, kategori ini masih pending classification, jadi belum bisa dipastikan apa-apa. Sehingga kembali wes enggak usah mikirin yang seperti ini, yang dipikirkan adalah bagaimana supaya kita tidak terpapar," ungkap dia.

Setelah adanya kasus anak meninggal diduga Hepatitis Misterius itu Petugas Dinkes Tulungagung melakukan penyisiran puluhan kontak erat pasien tersebut.

Kadinkes Tulungagung dr Kasil Rokhmat mengatakan, adik pasien yang meninggal itu sempat ditemukan sakit. Tapi tidak mengalami gejala yang mirip.

"Adiknya yang sakit tidak seperti almarhum kakaknya. Adiknya sudah dirawat di rumah sakit dan hari ini pulang," kata dr Kasil Rokhmat, Senin kemarin.

Dinkes juga tidak menemukan kontak erat baik anggota keluarga maupun orang di lingkungan tempat tinggalnya yang sakit dengan gejala mirip almarhum.

Dengan hasil penelusuran yang dia sebut penelusuran epidemiologis itu, pihaknya memastikan Tulungagung masih aman dari ancaman Hepatitis akut.

"Sebenarnya Tulungagung aman, karena dari satu kasus tidak muncul kasus yang lain," imbuh dr Kasil.



Simak Video "Pernyataan Kemenkes soal Anak Jatim Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/dte)