Cerita Pramugari Asal Ponorogo Ini Banting Setir Buka Toko Plafon

Charolin Pebrianti - detikJatim
Kamis, 21 Apr 2022 10:07 WIB
Rere menunjukan fotonya saat masih menjadi pramugari
Mantan pramugari Ika Prastika di tokonya/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo -

Pramugari cantik asal Ponorogo, Realita Ika Prastika banting setir jadi tukang plafon. Wirausaha ini rela dilakukan setelah menikah dan punya anak.

Cerita karirnya ini dibagikan di media sosial dan sempat viral. Dalam riwayat karirnya ia pernah menjadi pramugari, usaha jasa laundry hingga membuka toko plafon.

"Dulu kan lulus SMA 2012, nganter temen ke bandara. Eh ketemu pramugari, cantik, bawa koper, tinggi, anggun. Karena penasaran akhirnya cari lowongan pramugari," tutur Rere, Kamis (21/4/2022).

Rere pun mencoba dua kali melamar dan berhasil. Setelah menunggu dan menjalani masa training 4 bulan akhirnya dia terbang perdana.

"Terbang pertama senang, karena bikin bangga ortu, baru lulus SMA, gajinya besar ya senang. Apalagi pergi ke tempat-tempat yang belum didatangi," terang Rere.

Rere mengaku tempat yang paling berkesan di Indonesia saat bertugas menjadi pramugari adalah Papua. Menurutnya di Papau alamnya masih sangat indah dan juga orang-orangnya yang bersahabat.

"Papua itu masih alam banget, orang-orangnya juga friendly banget. Lautnya juga bagus," imbuh Rere.

Namun saat bertugas menjadi pramugari, lanjut Rere, dia juga harus bisa menangani setiap permasalahan penumpang di pesawat. Saat ada penumpang yang sakit maupun dimarahi, dia harus tetap tersenyum melayani kebutuhan penumpang.

"Juga pernah turbulence, takut juga," kata Rere.

Setelah 5 tahun menjadi pramugari, Rere pun memutuskan untuk resign. Tahun 2019, Rere menikah dengan pujaan hatinya dan kini dikaruniai seorang anak laki-laki.

Dia kemudian akan memutuskan membuka usaha. Rencananya ini ternyata mendapat dukungan penuh dari suaminya. Ia lalu memulai dengan membuka jasa laundry.

"Sama suami didukung punya usaha sendiri, awalnya buka laundry. Sekarang buka toko plafon," papar Rere.

Rere menceritakan kendala usaha saat awal-awal, kalau usaha laundry dinilai lebih mudah. Sebab kerjanya hanya menerima orderan kemudian mencuci dan menyetrika. Sementara, jika plafon dia harus menghafal nama, jenis dan kegunaannya.

"Harus hapal, ini jenis apa, cocoknya di mana, jadi belajar terus soal plafon," tukas Rere.



Simak Video "Wanita Ponorogo Ini Banting Setir dari Pramugari Jadi Wirausaha Plafon"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)