Air Mancur Menari Bakal Hiasi Telaga Ngebel Ponorogo, Anggarannya Rp 16,25 M

Air Mancur Menari Bakal Hiasi Telaga Ngebel Ponorogo, Anggarannya Rp 16,25 M

Charolin Pebrianti - detikJatim
Rabu, 30 Mar 2022 12:12 WIB
Telaga Ngebel Ponorogo
Telaga Ngebel Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Pemkab Ponorogo bakal membangun air mancur menari di Telaga Ngebel. Rencananya, pembangunan water fountain ini mampu menjadi destinasi andalan Bumi Reog demi menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan dalam pembangunannya pihaknya akan menggandeng serta Universitas Brawijaya Malang. Sedangkan dana yang dianggarkan mencapai Rp 16, 25 miliar.

"Dari bu Gubernur Khofifah, diberi Rp 6 miliar tahun ini untuk pembangunan water fountain. Diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi," tutur Giri kepada detikJatim, Rabu (30/3/2022).

Giri menargetkan pembangunan harus diselesaikan pada tahun 2022 ini. Padahal rencana pembangunannya dilaksanakan secara multiyears atau tak bisa diselesaikan dalam waktu setahun.

"Harus jadi (tahun ini), anggaran sudah dianggarkan Rp 6 miliar. Selebihnya pakai anggaran dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK)," ujar Giri.

Saat ini, lanjut Giri, pembangunan air mancur menari ini masih dalam proses penyusunan masterplane feasibility study (FS), perancangan detail enginering design (DED), dokumen lingkungan dan analisis mengenai dampak lalu lintas (andalalin), konstruksi, hingga konsultan pengawas.

"Harus ada stretching keras, rapat gabungan ini dihadiri semua organ dan harus mematuhi timeline yang sudah ditetapkan bersama, ini ilmiah," tegas Giri.

Tahun ini, pembangunan air terjun menari bakal digelontor anggaran sekitar Rp 3,5 miliar dari pos APBD. Perinciannya pembangunan tribun area senilai Rp 1 miliar, pembangunan rumah panel atau kontrol Rp 760 juta, dan pengadaan travo listrik Rp 1,5 miliar.

"Ini bukan bicara tegas tapi tidak mendasar, semua bisa dihitung. Dana kalau kurang ada di PAK agar cukup, kalau boleh jujur ini bantuan gubernur, dari provinsi masuk ke APBD kita," papar Giri.

Sebab, selama ini PAD dari Ngebel merosot akibat pandemi COVID-19. Harapannya dengan adanya pembangunan air mancur menari ini bisa menarik wisatawan datang ke Telaga Ngebel serta bisa mendongkrak PAD.

"Kalau sudah jadi nanti pasti ada penambahan harga tiket disesuaikan dengan fasilitas yang ada supaya PAD kita naik," imbuh Giri.

Giri menambahkan data PAD Telaga Ngebel tahun 2021, realisasi PAD tercapai Rp 850 juta. Angka itu hanya separuh dari target PAD 2021 sebesar RP 1,7 miliar.

Ia berharap water fountain dapat meningkatkan PAD dua kali lipat. Adapun target pendapatan yang harus dikejar tahun ini berkisar di angka Rp 2,2 miliar.

"Itulah tujuan adanya percepatan, sejengkal rupiah yang dikeluarkan harus berdampak pada ekonomi masyarakat," pungkas Giri.



Simak Video "Mitos Letusan Gunung Api yang Ada di Bawah Telaga Ngebel Ponorogo"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)