Zulhas Soal Penundaan Pemilu: Jangan Sedikit-sedikit Salahkan Jokowi

Kamaluddin - detikJatim
Selasa, 22 Mar 2022 10:39 WIB
ketum pan zulkifli hasan
Zulhas bertemu kader PAN Madura Raya di Sampang (Foto: Kamaluddin/detikJatim)
Sampang -

Ketum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) menanggapi santai soal wacana penundaan pemilu. Ketum Partai berlambang matahari biru tersebut tidak ngotot mempertahankan pendapatnya agar pemilu ditunda. Sebab persoalan tersebut tetap bergantung kesepakatan partai partai politik.

"Jangan sedikit-sedikit menyalahkan Pak Jokowi. Ini urusan partai-partai politik. Kan kalau cuman PAN yang mau PKB yang mau, golkar yang mau (Partai yang lain tidak mau) kan nggak bisa," kata Zulhas usai temu kader se-Madura Raya dan ulama di Desa Masaran Kecamatan Banyuwates, Sampang, Madura, Selasa (22/3/2022) dini hari.

Zulkifli meminta masyarakat bisa lebih dewasa memahami perbedaan. Terlebih soal perbedaan pandangan politik.

"Setelah reformasi ini banyak teman-teman kita yang baru, yang kadang kadang ingin tidak sesuai dengan yang kita sepakati jalan tengah itu, sehingga sering bikin gaduh," tambahnya.

Dia berharap pondok-pondok NU dan Muhammadiyah solid bersama membangun negeri agar tidak mudah terpecah belah. Ini sesuai dengan yang disepakati para guru-guru kita dahulu yang memperjuangkan Indonesia menggunakan jalan tengah.

"Kita ini umat Islam mesti bersatu walaupun beragam. Nah kalau kita bersatu ambil jalan tengah maka kita stabil, kita bisa membangun umat membangun negara, anak kota makin pintar, ekonomi kita makin maju, kita jadi sejahtera adil bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Sebelumnya politikus berlambang matahari biru tersebut safari politiknya di Jawa Timur dengan bersilaturahmi ke Ponpes Karang Durin Karang Penang Sampang. Sebelum bertolak, Zulhas yang ditemani artis yang juga politisi PAN Pasa Ungu, Desi Ratnasari dan jajaran DPP, DPW, dengan berselawat bersama serta kiai muda hingga pukul 01.00 WIB.

"Silaturahmi kita pada guru-guru pondok-pondok di Madura Ini adalah hari terakhir safari politik kami di Jawa Timur. Nanti InsyaAllah kami akan datang lagi," pungkasnya

Sementara Slamet Ariadi, anggota DPRI dari Dapil Madura yang juga ketua DPC PAN Kabupaten Sampang optimis PAN semakin kuat. Menurut Slamet berkumpulnya ulama muda merupakan sinyal positif bagi PAN Madura khususnya Sampang,

"Ini semua berkat doa dari para sepuh dan ulama yang kami kunjungi selama di jawa timur. Kehadiran para kiyai muda ini menjadi bukti awal kemajuan PAN Madura," tambah Slamet.

Slamet mengaku dengan adanya beberapa ulama dan kiai yang sudah menyatakan siap bergabung bersama partainya.

"InsyaAllah suara PAN dalam pemilu yang akan datang bisa bertambah, minimal untuk daerah bisa terpenuhi satu dapil satu orang," pungkasnya.



Simak Video "Temui Gibran, Zulhas: Nyinyir Tak Selesaikan Masalah Lebih Bagus Silaturahmi"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/bdh)