Siswa Bangkalan yang Keracunan Nasgor yang Dirawat di RS Tersisa 1 Orang

Kamaluddin - detikJatim
Jumat, 25 Feb 2022 13:44 WIB
Korban keracunan di Bangkalan dirawat
Korban keracunan nasi goreng di Bangkalan/Foto: Kamaludin
Bangkalan -

Sebanyak 25 warga Kampung Lebak, Pangeranan, Kecamatan Bangkalan keracunan usai menyantap nasi goreng, Kamis (24/2/2022). Usai mengalami gejala mual hingga muntah, kondisi mereka kini membaik.

Dari informasi yang dihimpun detikJatim, kini tinggal satu orang yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Ana Medika. Sebelumnya, para warga yang keracunan ada yang memilih ke RS, dirawat di puskesmas hingga ada yang dirawat di rumah.

Kepala Sekolah SDN Pangeranan V Kadirun mengatakan siswanya yang menjadi korban keracunan nasi goreng belum ada yang masuk, sebab masih menjalani pemulihan di rumahnya.

"Tadi guru-guru sudah saya minta untuk menjenguk mereka di rumahnya, tapi kelihatannya mereka membaik sehat," kata Kadirun, Jumat (25/02/2022).

Kadirun menambahkan selain di puskesmas, ada tiga siswanya yang menjalani perawatan di rumah sakit Ana Medika. Meski demikian, dua siswa sudah dinyatakan sehat dan bisa menjalani pemulihan di rumah.

"Yang di rumah sakit Ana Medika itu tinggal satu orang yang belum pulang," terangnya.

Sementara itu, tiga korban keracunan nasi goreng yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Kota Bangkalan, Madura sudah dipulangkan ke rumah.

Kepala Puskesmas Kota Bangkalan Dr. Wiwid Mayasari menyatakan, korban keracunan nasi goreng yang masuk ke puskesmas hanya tiga orang. Ketiganya sudah dinyatakan sembuh.

"Kalau yang berobat kemarin dua orang siswa dan satu orang tuanya," kata Wiwid.

Ketiga korban tersebut hanya mengalami gejala ringan dan hanya memerlukan istirahat. Pada ketiga korban dilakukan penggantian cairan yang hilang karena muntah. Mereka telah membaik dan bisa dilakukan rawat jalan.

"Sudah pulang semua, kemarin setelah menjalani pemeriksaan dan observasi di UGD," pungkas Wiwid.

Sebelumnya, peristiwa ini terjadi usai para siswa menyantap nasi goreng di depan sekolah. Tak hanya siswa, nasi goreng seharga Rp 3 ribu tersebut juga biasanya ramai dibeli warga sekitar. Usai satu jam mengonsumsi nasi goreng, muncul gejala keracunan pada mereka.



Simak Video "Puluhan Siswa SD di Padang Keracunan Usai Santap Jajanan Bakso Bakar"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)