Ibu dan Anak di Malang Tewas Tertabrak Kereta Api

Muhammad Aminudin - detikJatim
Minggu, 13 Feb 2022 13:53 WIB
ibu anak tewas tertabrak kereta api
Jenazah dievakuasi di RSSA Malang (Foto: Muhammad Aminudin)
Sidoarjo -

Seorang ibu beserta anaknya tewas tertabrak KA Dhoho di jalur rel KA, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, pagi tadi. Dua korban adalah Siti Aisyah (31) dan putranya Firman Aziz Ramdhani yang masih berusia 10 bulan.

Tubuh Siti Aisyah nyaris hancur setelah tertabrak KA Dhoho dengan nomor Lokomotif CC2018309 yang tengah melintas dari arah barat (Blitar) menuju timur (Malang), Minggu (13/2/2022), sekitar pukul 05.20 WIB.

Sementara Firman sendiri meninggal dalam gendongan ibunya. Selendang yang digunakan menggendong Firman masih melingkar di tubuh Aisyah. Kerasnya benturan membuat jasad keduanya terlempar dari jalur KA sejauh kurang lebih lima meter.

Menurut keterangan yang dihimpun detikJatim, pagi itu Aisyah disibukan dengan kondisi anaknya yang rewel. Ibu dua anak itu kemudian menggendongnya dan mengajaknya berjalan-jalan.

Tempat tinggal korban sendiri berada di Jalan Ir Soekarno, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, dimana memang berdekatan dengan jalur rel kereta.

Nahas, ketika berjalan dari arah barat menuju timur, KA Dhoho menabrak korban dari belakang. Saksi mata yang mengetahui langsung mendekati lokasi kejadian.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi, tak lama polisi bersama petugas BPBD Kabupaten Malang datang ke lokasi. Tim Inafis dari Polres Malang dan petugas Polsek Sumberpucung kemudian melakukan identifikasi terhadap jasad korban.

Dari situlah kemudian terungkap identitas kedua jasad korban. Setelah proses identifikasi dan olah TKP, jenazah kedua korban selanjutnya dibawa ke RSSA Malang untuk dilakukan otopsi.

"Keterangan suami korban, putranya rewel sejak malam. Mungkin pagi itu diajak jalan-jalan dengan digendong supaya tidak rewel," ujar petugas BPBD Kabupaten Malang, Sarianto ditemui di Instalasi Kedokteran Forensik RSSA Malang, Minggu pagi.

Hasil penyelidikan sementara kecelakaan terjadi akibat kelalaian korban, karena nekat berjalan kaki di jalur rel kereta api.

"Untuk sementara kecelakaan diduga kuat karena kurang hati-hatinya korban, saat melintas di jalur rel kereta api," kata Kapolsek Sumberpucung AKP Effendi Budi Wibowo terpisah.



Simak Video "Terobos Palang Perlintasan, Pemotor di Karawang Tewas Disambar Kereta"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)