Pengeroyokan Pemuda yang Bawa Benda Mirip Pistol Dipicu Aksi geber Motor

Ardian Fanani - detikJatim
Kamis, 27 Jan 2022 22:13 WIB
Emak-emak lerai pengeroyokan di Banyuwangi
Emak-emak yang melerai pengeroyokan (Foto: Tangkapan layar)
Banyuwangi -

Sebuah video seorang pemuda yang tampak membawa pistol dikeroyok viral di Banyuwangi. Video berdurasi 30 detik itu diketahui terjadi di Desa Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore.

Pengeroyokan itu kemudian dilerai seorang emak-emak. Dalam video, tampak emak-emak yang mengenakan jas hujan langsung mendekati pemuda yang tengah menjadi bulan-bulanan pemuda lain. Sebagian warga juga ikut melerai pengeroyokan bersama emak-emak itu.

Belum diketahui pasti identitas dari emak-emak yang melerai aksi pengeroyokan itu. Namun aksinya terbilang cukup berani di tengah pertikaian di antara pemuda itu.

Kapolsek Glenmore saat dikonfirmasi membenarkan video yang beredar itu terjadi di wilayahnya. Ia menyebut peristiwa itu dipicu kesalahpahaman dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Kesalahpahaman ini dipicu aksi geber-geber motor itu saja. Hari ini semuanya sudah beres," terang Basori, Kamis (27/1/2022).

Basori menuturkan dalam insiden itu, pemuda yang dikeroyok saat itu dalam kondisi mabuk dan mengendarai motor. Saat melintasi RTH Glenmore, dia diduga sengaja menggeber gas motor yang membuat pemuda di lokasi tersinggung dan mengeroyoknya.

"Remaja ini geber-geber kenalpot, ada yang gak terima dan suruh berhenti. Karena tidak mau, akhirnya didatangi dan terjadilah perkelahian tersebut," tutur Basori.

Sedangkan soal benda mirip pistol yang ada di video, Basori menyebut korek api yang memang mirip dengan senjata api. "Bukan pistol asli. Itu hanya korek api saja yang diselipkan di celana," katanya.

Basori juga mengapresiasi aksi emak-emak yang dengan berani melerai pengeroyokan itu. Ia bahkan menyebut jika tidak dilerai bisa berlanjut menjadi kasus pidana.

"Untung ada ibu-ibu yang melerai. Kalau tidak bisa berlanjut itu pengeroyokan," ujar Basori.

"Kita apresiasi. Yang jelas kita juga butuh masyarakat seperti ibu-ibu itu atau emak-emak itu," tambahnya.



Simak Video "Emak-emak di Sidrap Sulsel Ikut Balap Lari Tengah Malam"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/abq)