SIM Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan 2 Orang Akan Dicabut Seumur Hidup

Sugeng Harianto - detikJatim
Rabu, 26 Jan 2022 22:47 WIB
Kasus tabrak lari di Tol Madiun menewaskan 2 orang, yakni sopir dan kernet truk. Pelaku terancam hukuman penjara hingga pencabutan SIM.
Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo/Foto: Sugeng Harianto/detikcom
Madiun -

Kasus tabrak lari di Tol Madiun menewaskan 2 orang, yakni sopir dan kernet truk. Pelaku terancam hukuman penjara hingga pencabutan SIM.

Pelaku yakni Sukiman (51), warga Desa Taraban, Kecamatan Padoyangan, Brebes, Jateng. Ia merupakan karyawan dari perusahaan ekspedisi PT Dunia Express Transindo (Dunnex) Jakarta. Saat kejadian, ia mengemudikan truk tronton bernopol B 9110 UEW.

"Satlantas Polres Madiun akan mencabut SIM pelaku untuk seumur hidup. Karena dinilai tidak layak untuk berkendara di jalan raya. (Pelaku) berusaha menghilangkan jejak (spion diganti)," ujar Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Sukiman dinilai lalai dalam berkendara hingga menabrak dua korban sampai meninggal. Kemudian yang bersangkutan juga sempat berusaha menghilangkan jejak. Pelaku mengganti spion truk.

Anton menambahkan, pencabutan SIM tersangka berdasarkan petunjuk dan arahan Ditlantas Polda Jatim. Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 310 dan 312 dengan ancaman hukuman 6 dan 3 tahun penjara.

Kecelakaan terjadi di Tol Ngawi-Kertosono KM 622.200 A, Madiun, Selasa (25/1) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban merupakan sopir dan kernet truk bernopol S 7876 UP.

Kecelakaan bermula saat dua korban melaju dari barat ke timur atau dari Madiun ke Surabaya. Tepat di KM 622.200 A Ruas Caruban-Nganjuk, truk berhenti dan mereka mengecek kondisi ban. Saat itu, diduga mereka tertabrak kendaraan yang melintas.

"Jadi diduga kedua korban berhenti untuk mengecek kondisi ban, namun tertabrak oleh kendaraan lain dari belakang yang tidak diketahui identitasnya," kata Kasat Lantas PJR Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi, Selasa (25/1/2022).

Dalam data yang dihimpun detikJatim, korban yang meninggal dunia yakni Sudarto (41) warga Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan, Madiun, yang merupakan sopir truk. Yang satu lagi yakni kernet bernama Junianto (44) warga Dusun Godang, Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan.



Simak Video "Tabrak Sejumlah Motor, Mobil WNA Timteng Hancur Diamuk Massa di Cianjur"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/iwd)