Ketua PCNU Banyuwangi Tabayun PBNU soal Dukung Cak Imin Nyapres

Ardian Fanani - detikJatim
Rabu, 26 Jan 2022 18:28 WIB
Ketua PCNU Banyuwangi Penuhi Undangan Tabayyun PBNU
Foto: Istimewa (Dok PCNU Banyuwangi)
Banyuwangi -

Ketua PCNU Banyuwangi, KH Moh Ali Makki memenuhi undangan tabayun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Gus Makki sapaan akrab H Moh Ali Makki hadir ke kantor PBNU bersama Ketua PCNU Sidoarjo H. Zaenal Abidin dan didampingi Pengurus Wilayah Nahdlatul Jawa Timur, KH.Abdus Salam Shohib.

Gus Makki hadir dengan mengenakan sarung pemberian Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, KH.Anwar Manshur. Nampak Gus Makki juga mencium tangan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di kantor PBNU, Rabu (26/1/2022).

Pemanggilan Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo ini seiring dengan PBNU menerima laporan adanya agenda politik Pemilihan Presiden 2024 yang melibatkan PCNU Banyuwangi. Bahkan kegiatan itu juga digelar di kantor PCNU Banyuwangi pada Rabu, 19 Januari 2022, dengan mendatangkan salah satu bakal calon presiden, yakni Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Terkait hal ini, Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo diminta segera memberikan laporan tertulis dan lengkap untuk selanjutnya dua Ketua PCNU ini diminta menyampaikan secara langsung kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Mengenai 'tabayun' itu, Gus Makki enggan berkomentar terlalu banyak. Sebab penjelasan pemanggilan itu merupakan wewenang dari PBNU.

"Kami sudah menyampaikan laporan kepada PBNU terkait isi tabayun dari A sampai Z. Untuk detailnya menjadi kewenangan PBNU untuk menyampaikan, kami tidak punya hak menyampaikan jawaban isi tabayun. Yang jelas untuk urusan tabayun sudah clear," ujar Gus Makki dalam rilis yang diterima detikJatim.

Dalam kesempatan bertemu dengan Ketua Umum PBNU, Gus Makki juga melaporkan sejumlah program PCNU Banyuwangi. Salah satunya yakni mengenai Lembaga Pendidikan Ma'arif NU.

"Kami menyampaikan khusus soal pendidikan yang di bawah naungan LP Maarif NU ini, karena ini menyangkut soal masa depan bangsa," ujarnya.

Selain itu, dia juga menyampaikan kepada Ketum PBNU mengenai percepatan sertifikat tanah wakaf agar menjadi gerakan yang menyeluruh dan ada penguatan dari PBNU dengan Kementrian agraria. Agar seluruh tanah wakaf milik NU bisa terserfitikat.

Secara khusus, PCNU Banyuwangi juga menyerahkan permohonan inventarisasi dan pengembangan aset berupa sebidang tanah seluas 18.670 meter persegi yang berlokasi di Jalan Kepiting, Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo Kecamatan Banyuwangi dengan mengamanahkan untuk keperluan rumah sakit.

"Tidak hanya soal asetnya, tetapi kami berharap sekaligus meneruskan pembangunannya dan kami juga meminta Ketua Umum PBNU juga melakukan ground breaking pembangunan RSNU di Jalan kepiting, Kelurahan Sobo ini," tandas Gus Makki.

Sebelumnya, PBNU memanggil dua ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Banyuwangi dan Sidoarjo atas dugaan keterlibatan dalam politik praktis dukung mendukung calon presiden.

Pemanggilan ini tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani Ketua PBNU Amin Said Husni dan Wakil Sekretaris Jenderal Nur Hidayat. Pemanggilan untuk "tabayun" ini tertuang dalam surat bernomor 21/C.I.16/01/2022 untuk Ketua PCNU Banyuwangi. Sedangkan pemanggilan untuk Ketua PCNU Sidoarjo tertuang dalam surat bernomor 20/C.I.16/01/2022.



Simak Video "Ketua PWNU Jatim Perkenalkan Anies ke Santrinya Sebagai Capres"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)