Mahasiswa Ubaya Meninggal di Penanggungan Dimakamkan di TPU Keputih

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 24 Jan 2022 15:23 WIB
mahasiswa ubaya meninggal saat mendaki Gunung Penanggungan Mojokerto
Mahasiswa Ubaya meninggal (Foto file: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Surabaya -

Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya), Erfando Ilham Nainggolan meninggal dunia saat mendaki Gunung Penanggungan Mojokerto. Jenazah rencananya dimakamkan sore ini di TPU Keputih, Wonorejo, Surabaya.

Saat ini jenazah sudah sampai di rumah duka di Jalan Bulak Banteng Madya, Sidotopo, Kenjeran, Surabaya. Rektor Ubaya, Dr.Ir.Benny Lianto menyatakan seluruh civitas akademika turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Erfando.

"Pemakanan rencana dilakukan pada tanggal 24 Januari 2022 pukul 16.00 di TPU Keputih Wonorejo," papar Benny di Surabaya, Senin (24/1/2022).

Benny merasa kehilangan salah satu mahasiswa terbaiknya. Pihak kampus pun bertanggung jawab penuh atas pembiayaan sejak dari Rumah Sakit hingga proses pemakaman. Ubaya juga memberikan santunan pada keluarga korban.

Tak hanya itu, Benny menyebut acara ini sudah direncanakan dengan baik. Namun, semua takdir ini di luar kemampuannya.

"Acara ini semua sudah rencanakan dengan baik dan sesuai prosedur, namun kejadian ini sungguh di luar kemampuan kita. Ubaya bertanggung jawab penuh terhadap kejadian ini," ungkap Benny.

Benny mendoakan mahasiswanya ini mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Civitas Akademika Ubaya mengungkapkan duka mendalam kepada keluarga. Erfando Ilham Nainggolan sedang mengikuti pendidikan karakter di Trawas. Namun Tuhan berkehendak lain. Saya parcaya almarhum mendapat tempat di Rumah Bapa," tambahnya.

Sebelumnya, banyak yang kehilangan sosok Erfando. Dalam kesehariannya, Erfando dinilai merupakan pribadi yang baik hati dan perhatian dengan teman-temannya.

"Sosok almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik, suka menolong, perhatian dengan teman temannya," kata Dekan Fakultas Psikologi Ubaya Dr Evy Tjahjono.

Evy mengatakan Erfando juga terkenal sebagai mahasiswa pintar. Mahasiswa psikologi ini bahkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang mencapai 3,921. Dia mengakui Erfando merupakan mahasiswa yang cerdas dan prestasinya memuaskan.

"Erfando Ilham Nainggolan merupakan mahasiswa yang pandai, memiliki indeks prestasi memuaskan mencapai IPK 3,921," ungkap Evy.

Sebelumnya, Mahasiswa Fakultas Psikologi Ubaya ini dinyatakan meninggal kemarin (23/1) pukul 01.00 dini hari. Erfando mengikuti kegiatan Mapaus Adventure Training XXXV di Kawasan Perhutani Trawas Mojokerto. Diduga, Erfando meninggal akibat kelelahan.



Simak Video "Jalur Pendakian Kuno di Puncak Gunung Penanggungan Peninggalan Kerajaan Airlangga, Mojokerto"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)